Faktual dan Berintegritas


SOLOK  -- Wali Kota Solok menghadiri kegiatan Halal bi halal bersama para alim ulama, pengasuh pondok pesantren, serta mubaligh se-Kota Solok di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (1/4).

Acara ini menjadi wadah penguatan silaturahmi sekaligus sinkronisasi program pembangunan mental spiritual di wilayah tersebut.

Wali Kota Ramadhani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada para tokoh agama yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas dan kerukunan warga.

"Pemerintah Kota tidak bisa berjalan sendiri. Kami membangun fisik dan infrastruktur, namun para ulama dan mubaligh yang membangun jiwa dan akhlak masyarakat. Sinergi antara Ulama dan Umaro adalah kunci kemajuan kota kita," ujar Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekurangan dalam pelayanan publik selama setahun terakhir. Ia menekankan bahwa kritik dan masukan dari para ulama sangat dibutuhkan agar kebijakan pemerintah tetap selaras dengan nilai-nilai agama dan kearifan lokal.

"Halal bi halal ini bukan sekadar tradisi, tapi sarana rekonsiliasi. Mari kita lupakan perbedaan pandangan yang mungkin sempat terjadi, dan kembali fokus berkolaborasi membangun umat," tambahnya.

Pada kesempatan tersebut wako secara simbolis juga menyerahkan santunan JKM serta beasiswa pendidikan dari BPJS ketenagakerjaan sejumlah Rp212.500.000 kepada ahli waris Almarhum Januwir.

Acara yang berlangsung khidmat ini ditutup dengan diskusi, doa bersama untuk keselamatan bangsa, dan sesi ramah tamah.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Solok. (dkm)
 
Top