Agenda edukatif tersebut mengusung tema "Generasi Madrasah di Era AI: Cerdas Teknologi, Kuat Iman, Sukses Masa Depan".
Kegiatan ini diselenggarakan atas kolaborasi strategis antara Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang bersama Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI).
Kegiatan NGOPI Digital ini disambut antusias dan dihadiri ratusan peserta terdiri dari para siswa, santri, serta guru madrasah se-Kabupaten Pesisir Selatan.
Selain Lisda Hendrajoni, acara ini juga menghadirkan akademisi dari Universitas Negeri Padang (UNP), Adnan Arafani sebagai nara sumber di bidang teknologi pendidikan.
Perspektif keagamaan dan penguatan karakter moral turut dipaparkan oleh nara sumber ulama terkemuka Pesisir Selatan, Buya Aprizal.
Dalam pemaparannya di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik madrasah, Lisda Hendrajoni menekankan pentingnya adaptasi teknologi di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan saat ini.
Lisda menilai bahwa kehadiran AI tidak boleh ditakuti atau dihindari, melainkan harus dikuasai sebagai alat bantu untuk meningkatkan daya saing serta kreativitas pelajar madrasah.
"Kemajuan teknologi kecerdasan buatan adalah keniscayaan yang harus kita manfaatkan secara bijak. Generasi madrasah di Pesisir Selatan tidak boleh gagap teknologi, tetapi harus mampu menjadi pemain utama yang cerdas memanfaatkan AI untuk kebaikan dan kemajuan pendidikan," ujar Lisda Hendrajoni.
Ia menambahkan bahwa keunggulan utama dari siswa madrasah terletak pada pondasi iman dan takwa yang kokoh, sehingga kecanggihan teknologi dapat difilter dengan nilai-nilai etika serta moral keislaman.
Sementara itu, Adnan Arafani memaparkan materi teknis terkait pemanfaatan perangkat digital dan platform AI secara efektif dalam mendukung proses belajar mengajar interaktif di lingkungan madrasah.
Dari sudut pandang nilai-nilai spiritual, Buya Aprizal mengingatkan para santri dan siswa agar senantiasa menjaga kebersihan hati dan keimanan di tengah derasnya arus informasi digital yang melimpah.
Inisiasi kolaboratif antara UIN Imam Bonjol Padang, DPR RI, dan Kemenag RI ini diharapkan mampu mencetak lulusan madrasah yang unggul secara intelektual, mahir secara teknologi, serta berakhlak mulia. (*)