Jumlah tersebut terdiri dari 1.373 hafidz dan hafidzah, termasuk dengan guru tahfidz yang juga ikut wisuda. Kemudian 1.601 merupakan kader mubaligh, calon penyiar agama.
Wisuda Akbar ini dilaksanakan di GOR Rimbo Tangah, Sabtu (5/9). Menghadirkan seluruh murid tahfidz dari 423 rumah tahfidz yang ada di Kabupaten Solok Selatan.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas dalam sambutannya sangat bangga dengan anak-anak yang telah bekerja keras untuk mencapai target hapalan Qurannya.
"Mereka Mutiara Solok Selatan, Mutiara bangsa, harapan agama sekaligus cahaya bagi peradaban. Sebaik-baiknya kalian adalah yang belajar Quran dan mengajarkannya kepada orang lain," kata Khairunas siang ini.
Sebagai satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang memiliki program tahfidz quran ini, Bupati menyatakan pemerintah akan terus melanjutkan jalannya Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz.
Pasalnya, pembangunan daerah tak hanya diukur dari pembangunan fisik saja, namun juga bagaimana pembangunan sumber daya manusia, penguatan iman dan takwa generasi penerusnya. Sehingga akan lahir generasi Qurani yang tidak hanya baik dari sisi akademik, namun juga memiliki karakter berlandaskan Al-quran.
Pelaksanaan wisuda akbar ini, menurutnya, tak hanya untuk memberikan penghargaan bagi para hafidz dan hafidzah, namun juga untuk melakukan evaluasi agar pelaksanaan program unggulan ini terus membaik ke depannya.
Setelah program ini berjalan selama lima tahun terakhir, sudah terdapat 225 rumah tahfidz yang dibina oleh pemerintah kabupaten. Bersamaan dengan itu juga tumbuh rumah-rumah tahfidz yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat, bahkan jumlahnya kini sudah mencapai 198.
"Karena itu pemerintah kabupaten mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi mendukung program Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz ini," imbuh Bupati.
Dalam kesempatan ini, Pemerintah Kabupaten juga memberikan hadiah umrah kepada 11 orang murid tahfidz terbaik di Solok Selatan.
Tiga diantaranya merupakan pemenang dari lomba Cerdas Quran tingkat Kabupaten Solok Selatan yang dilaksanakan saat menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia bulan lalu. Kemudian delapan orang lainnya diberikan kepada masing-masing empat orang siswa tahfidz terbaik tingkat SD dan SMP. (dko/sls)