PENGGEREBEKAN bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu, berakhir duka. Tiga polisi tewas dalam peristiwa itu.
Peristiwa itu menjadi berita utama hampir seluruh media Tanah Air. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh jajarannya untuk menindak tegas terukur kepada para bandar maupun gembong narkoba di negeri ini.
Apakah kejadian di Kalimantan Tengah ini sebagai alarm bahwa kejahatan narkoba sudah masuk ke tahap darurat? Atau ini sebagai bukti kalau para bandar narkoba hingga pengedar siap melakukan 'perlawanan' kepada Kepolisian?
Keduanya bisa saja sebagai jawabannya. Karena dari dulu hingga sekarang nyaris tiada hari tanpa adanya pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku kejahatan narkoba. Masyarakat pun setiap hari pula disuguhi berita-beritanya.
Kita yakin bahwa kejahatan narkoba di Indonesia tidak main-main. Aparat kepolisian dituntut lebih intensif lagi melakukan pemberantasan dan memblokir area peredaran. Melakukan tindakan preventif itu lebih baik dan tidak terlalu menguras energi.
Lebih dari itu, kita setuju dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar polisi melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku kejahatan narkoba. Jika tidak, kita khawatir akan ada lagi polisi yang gugur dalam pemerantasan kejahatan narkoba tersebut.
Di lain pihak, jangan biarkan polisi bekerja sendirian. Keterlibatan berbagai pihak sangat menentukan dalam pemberantasan peredaran narkoba. Peran keluarga, masyarakat, organisasi, sekolah, ulama, tokoh-tokoh agama diperlukan. Pihak ketiga ini berfungsi memberi pemahaman kepada generasi muda dan masyarakat tentang dampak buruk dari narkoba dimaksud.
Selain itu, diharapkan semua pihak untuk mau melapor jika ada transaksi narkoba di lingkungan masing-masing. Untuk ini, Polri perlu memikirkan sejenis reward kepada masyarakat yang mau melaporkan kejahatan narkoba dimaksud.
Mudah-mudahan dengan cara itu, kejahatan narkoba di Indonesia bisa dikurangi. Intinya dengan keterlibatan berbagai pihak, generasi muda kita bisa terselamatkan. Semoga! (Sawir Pribadi)