M Rahmad dan sejumlah tokoh lainnya meninjau lahan untuk tanaman jagung. (by)


LIMAPULUH KOTA - Tidak ingin menjadikan jagung sebagai kekuatan baru ekonomi Limapuluh Kota hanya sebatas pembahasan di grup WAG maupun diskusi semata, Minggu (4/8), CEO Rama Group turun mensurvai lokasi kebun jagung yang akan dijadikan role model.

M Rahmad "turun gunung" ke daerah Mudiak, bersama Ketua DPRD Limapuluh Kota terpilih 2019-2024 dari Gerindra Deni Asra (kini Wakil Ketua DPRD) serta tokoh Luak Limopuluah Haji Desra. Selain itu, ikut pula aktivis pertanian Sevindrajuita dan tokoh lainnya.

Sebelumnya,  M Rahmad menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk "Jagung: Kekuatan Ekonomi Baru Limapuluh Kota" bersama anggota WAG Forum Luak 50 yang dihadiri pula oleh sejumlah pemerhati pertanian dan ekonom.

"Menindaklanjuti kegiatan diskusi, maka kemarin kami bersama pak Deni Asra, Uda Haji Desra, pak Sevindrajuita dan senior-senior lainnya yang satu misi terkait pengembangan jagung, itu sudah survey lokasi," sebut M Rahmad.

Bukan sekadar survey, Rahmad juga mengajak langsung pihak perusahaan yang akan membelj jagung petani. "Nah, harga janggung ini mesti ada standarnya. Sehingga petani tidak dirugikan. Ini yang hendak kita beri contoh," jelas M Rahmad.

Rencana, dalam waktu dekat, M Rahmad akan mebgajak Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Kadis Pertanian Sumbar, Kadis Peternakan Sumbar dan sejumlah pihak lainnya, menanam jagung percontohan. "Kita juga akan undang Walinagari, Kepala Jorong," sambung M Rahmad.

Mantan penulis naskah pidato Presiden RI SBY yang sekaligus lama bekerja dengan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan itu menyebut, tujuan gerakan ini antara lain meningkatkan ekonomi rakyat.

"Memanfaatkan tanah yang dibiarkan terlantar oleh pemilik. Swasembada jagung dan serapan tenaga kerja lebih luas," sebut pemilik sejumlah perusahaan bonafid di dalam dan luar negeri itu.

Terpisah, Sevindrajuita dan Haji Desra mengaku, mendukung penuh gerakan menanam jagung dari M Rahmad. Apalagi, Rahmad hadir membawa pesan hulu dan hilir. "Pak Rahmad, punya pasar yang jelas dan punya banyam jejaring pengusaha yang mampu menopang masyarakat kecil,"  kata Desra. (by)
 
Top