Penyerahan hadiah kepada Kesebelasan Nagari Talang yang menjuarai  LDN 2019. 


AROSUKA - Kesebelasan Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang,   keluar sebagai juara pertama Turnamen Liga Desa Nusantara (LDN) Kabupaten  Solok, tahun 2019 setelah dalam partai final mengalahkan  Kesebelasan Nagari Talang Babungo,  Kecamatan Hiliran Gumanti. Laga final dilangsungkan   di Lapangan Harimau Data,  Nagari Talang,  Jumat sore (2/8).

Pada pertandingan yang disaksikan ribuan pasang mata tersebut,  Kesebelasan Nagari Talang,  sukses menundukan Talang Babungo,  melalui drama adu penalti 4-2, setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 (0-0).
Nagari Talang maju ke babak babak final setelah menundukkan Nagari Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi  dengan skor 2-0 (1-0). Sedangkan kesebelasan Talang Babungo,  lolos ke babak final setelah menundukan Nagari Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang,  dengan skor tipis 2-1 (0-0).

Usai laga final, sekaligus dilakukan penutupan LDN   2019,  tingkat Kabupaten Solok, oleh Bupati Solok,  yang diwakili Kabid DPMN. Hadir pada berkesempatan itu Kapolres Solok  yang diwakili Kapolsek Gunung Talang,  Iptu Yasril  Muchtar,  SH,  MH,   Walinagari Talang,  Marfes Boy Felli, tokoh masyarakat Talang,  yang juga anggota DPRD Kabupaten Solok terpilih,  Iskan Nofis, Ketua Askab PSSI  Kabupaten Solok,  yang diwakili oleh Sekum Askab PSSI Kabupaten Solok,  Sofriwandi NR,  Plt. Walinagari Talang Babungo dan manejer kedua kesebelasn.

 Ketua Panitia Pelaksana LDN kabupaten Solok,  Hendra Setia Gunawan mengatakan, pertandingan LDN 2019, berjalan aman dan tertib dan selalu dihadiri panitia LDN sumbar,  seperti Renold dan Robi.  "Alhamdulillah pertandingan babak final berjalan dengan aman dan lancar, "  sebut Ketua panitia pelaksana,  Hendra Setia Gunawan. 
Lebih jauh disebutkan Hendra Setia Gunawan, Kabupaten Solok, salah Satu dari lima kabupaten di Sumatera Barat yang ditunjuk untuk menggelar turnamen sepakbola nasional Usia 18-19 berupa 'Liga Desa Nusantara' yang ditabuh oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Republik Indonesia beberapa waktu lalu. (sl)
 
Top