Faktual dan Berintegritas

PADANG  -- Pengurus Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Sumatera Barat dikukuhkan dalam sebuah acara di ZHM Premier Hotel Padang, Minggu (8/2). Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi PDPI Sumbar dalam memperkuat kontribusi organisasi profesi terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan pernapasan serta percepatan pengendalian tuberkulosis (TB) di daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PPDI Pusat Dr. dr. Arief Riadi Arifin, Sp.P(K), MARS, FISR–EMC didampingi sekretaris jenderal, dan bendahara. 

Dalam sambutannya, Ketua PDPI Pusat, Dr. dr. Arief Riadi Arifin, Sp.P(K), MARS, FISR–EMC, menekankan bahwa kekuatan PDPI secara nasional sangat ditentukan oleh peran aktif di daerah. “PDPI daerah merupakan ujung tombak organisasi dalam pelayanan, edukasi, dan pengabdian profesi. Penguatan kapasitas organisasi daerah akan terus kami dorong agar mampu menghadapi tantangan penyakit paru yang semakin kompleks,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan sinergi antara PDPI Pusat dan daerah dalam pengembangan keilmuan, peningkatan kompetensi anggota, serta dukungan terhadap program kesehatan nasional.

Hadir sejumlah pemangku kepentingan  dalam acara ini, antara lain IDI Wilayah Sumbar, pejabat RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Perhimpunan Dokter Jantung Indonesia (PERKI) Sumbar dan lainnya. (*)
 
Top