JAKARTA -- Senator RI asal Sumatera Barat, Irman Gusman, mendorong perluasan akses pendidikan tinggi berkualitas bagi pelajar dari daerah tertinggal, khususnya Kepulauan Mentawai, dengan mengusulkan pembukaan jalur afirmasi ke Institut Teknologi Bandung (ITB). Langkah ini dinilai penting untuk mempersempit kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah di Indonesia.
Usulan tersebut disampaikan Irman saat melakukan kunjungan kerja ke ITB, Senin (2/2). Dalam pertemuan dengan pimpinan kampus, Irman menekankan bahwa program afirmasi harus dirancang secara menyeluruh, tidak hanya sebatas membuka peluang masuk perguruan tinggi, tetapi juga memastikan kesiapan akademik calon mahasiswa.
Irman menyampaikan kunjungannya bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai mendapat sambutan dari Rektor ITB beserta jajaran wakil rektor dan 13 dekan fakultas.
Ia menilai jalur afirmasi bagi pelajar Mentawai perlu disertai program pendukung seperti pembinaan akademik, pelatihan, serta bimbingan belajar sebelum memasuki pendidikan tinggi.
“Intinya, afirmasi harus tetap berkualitas. Anak-anak Mentawai perlu mendapat kesempatan itu. Pada saat bersamaan, mereka juga harus dipersiapkan dengan baik,” ujar anggota Badan Kerja Sama Parlemen (BKSP) DPD RI tersebut.
Ia berharap pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini, kembali ada pelajar asal Mentawai yang berhasil menembus ITB. Ia mencontohkan keberhasilan seorang siswa SMAN 1 Pagai Utara Selatan yang diterima di Fakultas Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) ITB melalui jalur mandiri pada angkatan 2023.
Sementara itu, Rektor ITB Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara menegaskan komitmen kampusnya untuk membuka peluang bagi mahasiswa berprestasi dari seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan keterbatasan akses pendidikan.
“Kami ingin kampus ini tidak hanya melahirkan lulusan berprestasi, tetapi juga membangun jejaring yang memberikan dampak nyata bagi daerah asal mahasiswa,” kata Tatacipta.
Menurut dia, ITB siap berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di Mentawai, baik melalui pembinaan calon mahasiswa maupun penguatan kapasitas tenaga pendidik. Ia mengungkapkan ITB memiliki unit khusus yang menjalankan program peningkatan kualitas guru secara nasional.
“Dukungan bagi Mentawai dapat menjadi bagian dari upaya yang lebih luas untuk memperkuat pendidikan sejak dari tingkat dasar,” ujarnya.
Tatacipta menambahkan, peningkatan kompetensi guru menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan berkelanjutan di daerah, sehingga afirmasi pendidikan tinggi dapat berjalan lebih efektif.
Irman juga mendorong Pemerintah Kabupaten Mentawai segera menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut dengan menyusun langkah konkret bersama ITB.
Langkah kolaboratif antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dinilai menjadi strategi penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan sumber daya manusia di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal. (ry)