Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar Workshop Peninjauan Standar Mutu dengan tema “Memperkuat standar mutu melalui peninjauan standar mutu UIN Imam Bonjol Padang”. Acara berlangsung di Hotel Grand Buana Lestari Padang Pariaman baru-baru ini.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Yasrul Huda, Ph. D, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan Standar mutu Dosen UIN Imam Bonjol Padang.

“Peninjauan Standar mutu sangat penting, untuk memastikan semua kegiatan akademik dan non-akademik berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Standar mutu jangan dibuat tinggi- tinggi, karna takutnya nanti tidak tercapai,” katanya, Selasa (11/6).

Acara juga dihadiri Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Sekretaris dan Kepala Pusat, Dosen dan Tenaga Kependidikan di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang, Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Kewiraushaan dan karir, Humas dan Kerjasama, PPID serta Bagian Akademik dan kemahasiswaan.

Sementara Ketua Pelaksana, Dr. Junizar Suratman, M.Ag menjelaskan, ada beberapa kelompok yang dibuat standar nasional. Tiga kelompok yakni standar pendidikan, standar pengabdian, dan standar penelitian.

Dengan kegiatan ini, diharapkan seluruh civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang semakin terampil sehingga mampu meningkatkan kualitas standar mutu di lingkungan kampus serta sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan.

Di tempat lain, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Imam Bonjol Padang juga mengadakan workshop untuk peningkatan layanan fakultas. Kegiatan ini dibuka PLH Rektor, Dr. Yasrul Huda, MA. Acara ini diselenggarakan bertujuan untuk menghadirkan layanan yang prima di lingkungan FEBI.

Acara diikuti 119 peserta, bertempat di Pengeran Beach. Para peserta berasal dari jajaran pimpinan fakultas, dosen, staf administratif, perwakilan mahasiswa, petugas kebersihan, serta petugas keamanan.

Workshop menghadirkan berbagai narasumber berpengalaman di bidang manajemen layanan publik, akuntansi keuangan, serta pengembangan kemahasiswaan. Peserta workshop akan mendapatkan pelatihan intensif tentang penyusunan dan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) yang efektif, pengelolaan keuangan yang transparan, serta strategi peningkatan layanan kemahasiswaan yang responsif terhadap kebutuhan mahasiswa. (hn)

 
Top