Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Komitmen membangun sinergi dengan insan pers ditunjukkan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Agam, Kizlar Assad, dengan bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, di Padang, Rabu (24/2). Kedatangan Kizlar disambut Ketua PWI Sumbar Widya Navies bersama sejumlah pengurus lainnya.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, menjadi momentum awal memperkuat komunikasi antara institusi keimigrasian dan media massa di Ranah Minang.

Kizlar Assad diketahui baru sekitar dua bulan menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Agam. Sebelumnya, ia bertugas di Kalimantan Barat. 

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi jajaran struktural, yakni Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Deddi, Kasubsi Penindakan Keimigrasian Arif Andika, serta Kasubsi Intelijen Keimigrasian Arif Rahman.

Dalam pertemuan itu, Kizlar menyampaikan bahwa kunjungannya ke PWI Sumbar merupakan bagian dari upaya memperkenalkan diri sekaligus membangun hubungan yang konstruktif dengan insan pers. Kunjungan yang sama juga telah dilakukan dengan jajaran pengurus PWI Agam.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat, termasuk terkait kebijakan dan pelayanan keimigrasian.

“Sebagai pejabat baru di Agam, tentu saya perlu menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan berbagai pihak, termasuk rekan-rekan wartawan. Peran media sangat penting dalam mendukung keterbukaan informasi publik,” ujarnya.

Kizlan juga menegaskan komitmennya untuk mendorong pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan wilayah kerja yang cukup luas, koordinasi dengan media dinilai menjadi salah satu elemen penting dalam membangun kepercayaan publik.

Sebagai diketahui, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Agam memiliki cakupan wilayah yang cukup strategis di Sumatera Barat bagian utara. Terdapat delapan kabupaten dan kota yang menjadi wilayah kerjanya. Terdiri dari lima kabupaten dan tiga kota.

Lima kabupaten tersebut, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat. Sementara tiga kota yang berada dalam cakupan layanannya, Kota Bukittinggi, Payakumbuh dan Kota Padang Panjang.

Dengan luasnya wilayah kerja tersebut, tantangan pelayanan keimigrasian tentu tidak ringan. Mobilitas masyarakat yang tinggi, kebutuhan paspor, serta pengawasan terhadap lalu lintas orang asing menjadi bagian dari tugas yang harus dijalankan secara optimal.

Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyambut baik kunjungan tersebut. Widya mengapresiasi langkah Kepala Imigrasi Agam yang proaktif membangun komunikasi dengan organisasi wartawan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kepala Imigrasi Agam. Silaturahmi seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah dan media,” ujar Widya.

Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui komunikasi yang terbuka dan profesional. Dengan demikian, informasi terkait kebijakan dan pelayanan keimigrasian dapat tersampaikan secara utuh dan berimbang kepada masyarakat.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan diskusi ringan seputar dinamika pelayanan publik dan peran media dalam mengedukasi masyarakat. 

Silaturahmi ini diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara Kantor Imigrasi Agam dan PWI Sumbar ke depan. Selanjutnya ditutup foto bersama. (*)
 
Top