JAKARTA -- Tiga kepala daerah melakukan ekspose pembangunan manajemen talenta ASN instansinya di Badan Kepegawaian Negara (BKN). Tiga kepala daerah itu adalah Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, dan Kabupaten Siak. Ketiganya memaparkan persiapan yang telah dan sedang dilakukan sebagai bentuk konkret kesiapan instansinya. Ketiga instansi juga menyampaikan perkembangan yang dilakukan dalam penggunaan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) BKN.
Sebagaimana dikutip dari website BKN, sebelum manajemen talenta diimplementasikan secara penuh, Wakil Kepala BKN, Suharmen, mengimbau instansi agar melakukan sosialisasi kepada seluruh ASN di daerahnya secara proaktif, karena menurutnya hal itu merupakan langkah krusial. “Semua ASN harus memahami betul mengenai skema baru pengisian jabatan melalui manajemen talenta. Para pegawai harus paham bahwa pengisian jabatan kini tidak hanya melalui skema seleksi terbuka, tetapi lewat manajemen talenta,” imbaunya.
Terkait itu, Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, menyampaikan bahwa instansinya telah menyiapkan dasar kebijakan sebagai landasan implementasi manajemen talenta. Ia menyatakan komitmennya sebagai kepala daerah melalui penerbitan regulasi pendukung, dan penugasan perangkat daerah untuk memastikan kesiapan data ASN. “Manajemen talenta harus diposisikan sebagai sistem pengelolaan SDM yang terstruktur, bukan sekadar pemenuhan administrasi. Karena itu, Pesisir Selatan menargetkan seluruh data kinerja dan kualifikasi ASN tervalidasi sebelum implementasi penuh dilakukan,” jelasnya dalam tahap ekspose bersama Tim Manajemen Talenta BKN di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (12/2) lalu. (*)