Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Pemerintah Kota Padang menggelar Pesantren Ramadan Khusus Kaderisasi di Masjid Agung Nurul Iman, Padang, Senin (23/2). Kegiatan ini dirancang khusus untuk melahirkan generasi muda yang tidak hanya taat beragama, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang kuat.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka kegiatan itu menekankan pentingnya mengembalikan ruh pendidikan berbasis rumah ibadah atau "Pendidikan Surau". Ia merefleksikan sejarah tokoh-tokoh besar bangsa seperti Haji Agus Salim dan Bung Hatta yang lahir dari didikan surau.

​"Indonesia merdeka bukan hanya karena fisik, tapi melalui diplomasi. Tokoh-tokoh hebat itu adalah anak surau. Pendidikan surau terbukti dahsyat dalam membentuk karakter pemimpin dunia," ujar Maigus Nasir. 

Di kesempatan itu, Wawako memotivasi para peserta dengan menceritakan pengalaman pribadinya yang sudah aktif menjadi pengurus masjid sejak usia dini hingga berhasil menjadi Wakil Walikota. 

"Ananda adalah calon pemimpin masa depan. Jika hari ini pengurus OSIS, besok harus jadi Gubernur," katanya. 

​Kegiatan yang didanai sepenuhnya oleh Bagian Kesra Setda Kota Padang ini diharapkan menjadi role model bagi pelaksanaan Pesantren Ramadan lainnya. Para alumni kegiatan ini nantinya akan diwadahi dalam forum silaturahmi untuk terus mengasah kemampuan progresif mereka.

​"Kami ingin melalui Smart Surau ini lahir generasi 2045 yang tangguh. Jadilah motivator dan fasilitator di lingkungan tempat tinggal masing-masing," ungkap Maigus. 
Kegiatan ini dihadiri Kakankemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi.Kesra Setdako Padang, Jasman, serta tokoh masyarakat dan pengurus masjid.

Sementara, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, Edy Oktafiandi memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemko Padang dalam mendukung kegiatan keagamaan.

Ketua Panitia Pelaksana, Edy Dharma Saleh, menyampaikan bahwa Pesantren Ramadan di Masjid Agung Nurul Iman memiliki kekhususan dibanding masjid lainnya.
Diikuti oleh 66 siswa (33 putra dan 33 putri) yang berasal dari 9 sekolah pilihan (6 SMP dan 3 MTS) di Kota Padang.

Selain materi keagamaan standar, peserta dibekali dengan life skill (kecakapan hidup) untuk membentuk karakter teladan. Pendampingan dilakukan secara rutin oleh Ikatan Remaja Masjid Agung Nurul Iman hingga 26 Ramadan mendatang.

Pada kegiatan itu, ​Pemerintah Kota Padang juga memperkenalkan konsep Smart Surau untuk memodernisasi manajemen masjid. Melalui Dinas Kominfo, pengawasan kehadiran siswa kini menggunakan aplikasi Digital Masjid berbasis barcode, yang ke depannya akan dikembangkan menggunakan teknologi Face Recognition (pengenalan wajah). (dkf)
 
Top