Faktual dan Berintegritas


PALEMBANG -- Jodoh  rezeki dan maut adalah rahasia Allah Sang Pencipta. Malaikat pun tidak akan pernah sesat dalam mengambil nyawa seseorang.

Itulah yang terjadi pada penumpang Bus ALS jurusan Jakarta-Medan yang mengalami musibah kecelakaan di jalan Lintas Sumatera kawasan Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (6/5). Ada belasan orang yang meninggal dalam peristiwa itu.

Sejumlah korban berupaya menyelamatkan diri dalam situasi cedera. Suara jeritan dan erangan para penumpang lain mewarnai rasa ketakutan yang teramat dalam.

Adalah Ngadiono dan Jumiatun, pasangan suami-istri  yang berhasil lolos dari maut setelah melompat keluar melalui jendela bus sesaat sebelum kendaraan yang mereka tumpangi terbakar hebat. 

Ngadiono menuturkan, benturan keras antara bus dan truk tangki terjadi secara tiba-tiba, diikuti kobaran api yang dengan cepat membesar. Dalam situasi panik, ia memutuskan memecahkan kaca jendela dan menarik istrinya untuk segera keluar dari dalam bus.

“Tidak ada waktu lagi, saya pecahkan kaca dan langsung lompat bersama istri,” ujarnya sebagaimana dikutip akun Berita Viral Lubuklinggau.

Dengan sisa-sisa tenaga yang masih ada di antara kobaran api,  keduanya berhasil keluar. Bersama keduanya juga ada penumpang lain yang melompat.

Penumpang tersebut mengaku beberapa saat kemudian, terdengar suara ledakan disertai api yang melalap seluruh badan bus dan asap hitam pekat membubung ke udara siang itu.

Meski berhasil selamat, suami-istri itu menyaksikan sejumlah penumpang lain terjebak di dalam bus yang terbakar tanpa bisa diselamatkan. 

Ngadiono mengaku sebenarnya telah merasa cemas sejak awal perjalanan. Ia menilai kondisi armada yang mereka tumpangi tidak layak jalan karena beberapa kali mengalami kendala teknis, seperti kebocoran radiator dan cairan mesin yang terus merembes. 

Namun, karena keterbatasan biaya untuk membeli tiket baru, ia dan istrinya tetap melanjutkan perjalanan dengan harapan perjalanan lancar dan selamat sampai tujuan, namun Allah berkehendak lain, tragedi memilukan itu terjadi di wilayah Sumatera Selatan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kecelakaan bus ALS melibatkan truk tangki BBM yang terjadi daerah Muratara, Sumsel itu menewaskan 16 orang. Kasus ini ditangani kepolisian setempat. (*)
 
Top