PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat resmi menutup proses seleksi kafilah untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-XXXI yang akan digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah, 11–20 September mendatang. Penutupan seleksi tersebut menjadi titik awal penguatan kesiapan kontingen Sumbar untuk bersaing di tingkat nasional.
Sebanyak 57 dari 163 orang peserta ambil bagian dalam proses seleksi yang digelar selama tiga hari, dinyatakan lolos. Mereka akan dipersiapkan untuk mengikuti 28 cabang dan golongan lomba nantinya.
Sebelumnya mereka merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah memenuhi persyaratan ketat, di antaranya pernah meraih peringkat enam besar pada MTQ Nasional ke-30, Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Nasional 2025, juara MTQ tingkat Provinsi Sumbar ke-41 di Bukittinggi, serta juara nasional PTQ RRI tahun 2026.
Gubernur yang diwakili Kepala Biro Kesra, Edi Dharma menegaskan tuntasnya proses seleksi bukanlah akhir dari upaya daerah dalam mempersiapkan kontingen mengikuti MTQ Nasional. Justru ini merupakan awal dari proses pembinaan yang lebih serius dan terukur.
Menurutnya, keberhasilan di ajang MTQ tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga oleh kesiapan mental dan konsistensi dalam berlatih.
“Tidak ada pilihan lain bagi kita selain siap menjadi pemenang. Mentalitas juara ini harus dibangun sejak sekarang, tidak hanya bagi kafilah, tapi pelatih, hingga seluruh tim pendamping,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan status sebagai kafilah terpilih membawa tanggung jawab besar, yakni menjaga nama baik daerah. Oleh karena itu, evaluasi dan pembinaan akan terus dilakukan hingga menjelang keberangkatan.
Selain kepada peserta, Edi Dharma juga menyampaikan apresiasi kepada tim seleksi dari LPTQ Pusat, LPTQ Sumbar, pelatih, serta panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan proses seleksi dari awal hingga akhir. (adp/sb)