Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-42 Tingkat Kecamatan Kuranji, Kota Padang resmi ditabuh di halaman Kantor Camat Kuranji, Rabu (6/5). Perhelatan keagamaan dibuka Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menegaskan bahwa visi Pemerintah Kota (Pemko) Padang di bawah komando Fadly Amran adalah menggerakkan semua potensi daerah dengan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utamanya. 

Ia menyebut bahwa target Padang Juara mustahil terwujud tanpa benteng karakter yang kuat dari generasi mudanya. "Padang Juara sulit terwujud kalau tidak dibentengi karakter kecerdasan spiritual dan emosional, itulah esensi dari Smart Surau," ujar dia.

Ia menjelaskan bahwa program Smart Surau merupakan upaya konkret Pemko Padang dalam mewujudkan "Remaja Masjid Reborn." Melalui program ini, masjid dan surau kembali menjadi pusat pembinaan bagi remaja agar tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.

Saat ini, implementasi Smart Surau terus diperkuat, salah satunya melalui gerakan Subuh Berjamaah yang mulai masif pada Mei ini. Selain itu, bagi siswa tingkat SMP/MTs, dijalankan program khusus dari waktu Magrib hingga Isya yang mencakup 3T: Tahfidz, Tahsin, dan Tafsir.

"Apapun yang dilakukan Pemko, dasarnya adalah agama dan budaya. Kita juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung," tambah Maigus Nasir.

Terkait pelaksanaan MTQ, Buya Maigus menjelaskan bahwa ajang ini bukan sekadar perlombaan seni baca Al-Qur'an, melainkan sarana memperkuat syiar Islam dan meningkatkan pemahaman keagamaan di kalangan remaja. 

Melalui peningkatan pemahaman tersebut, diharapkan nilai-nilai Al-Qur'an dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari program unggulan Smart Surau atau Remaja Masjid Reborn.

"Penyelenggaraan MTQ ini memiliki makna yang sangat penting dalam upaya kita membumikan Al-Qur’an. Kita ingin membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," tambahnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang, Yasril, menyatakan dukungannya terhadap integrasi MTQ dengan program unggulan kota. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan seni baca Al-Qur'an, melainkan wadah evaluasi dalam upaya membumikan nilai-nilai suci tersebut.

"Ada Smart Surau di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang harus kita sokong bersama. Program ini sangat vital untuk menjaga pemuda-pemudi kita agar tetap mencintai Al-Qur'an dan mengantisipasi hadirnya generasi yang lemah imannya," tegas Yasril.

Melalui tema "Kita Rawat Nilai-nilai Al-Quran Berbasis Smart Surau untuk Padang Juara", MTQ ke-42 Kecamatan Kuranji ini diharapkan dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Padang di tingkat yang lebih tinggi, sekaligus menjadi penggerak syiar Islam di tengah masyarakat. (dkf)
 
Top