Faktual dan Berintegritas


PADANG -- "Umua tujuah puluah taun masih mamajek karambia?" Pertanyaan itu diulang oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy kepada seorang ibu yang ditemui di Kambang Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, kemarin.

Seorang ibu yang tidak muda lagi ditemui di rumahnya dengan nelangsa bercerita kondisi keluarganya yang tinggal di rumah tidak layak huni. Ia bercerita saa Wagub datang itu,  suaminya tengah bekerja. Ia bekerja serabutan, dan saat itu sedang memetik kelapa milik urang.

Begitulah pasangan suami istri ini yang terus berjuang demi kelangsungan hidup. Dikutip dari akun Vasko Ruseimy, namanya Ruana, sehari-hari bekerja di ladang orang, menukar tenaga dengan upah seadanya. Sementara suaminya, yang usianya sudah 70 tahun. Dalam usia demikian,  masih harus memanjat pohon kelapa demi menyambung hidup.

Menurut Vasko, pekerjaan itu tidak banyak orang bisa, bahkan orang muda sekalipun (mungkin) tidak bisa. Pekerjaan itu terlalu mengandung bahaya.

Ruana bercerita, suaminya pernah jatuh dari pohon kelapa. Tubuhnya terhempas ke tanah, bahkan sempat tak bernapas. Namun Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang, sang suaminya sembuh dan bisa kembali beraktivitas.

Menyaksikan kondisi keluarga Ruana, Wagub Vasko menyerahkan bantuan bedah rumah. "Bedah rumah ini bukan sekadar memperbaiki bangunan, tapi menghadirkan rasa aman bagi dua orang yang sepanjang hidupnya hanya tahu arti bekerja dan bertahan. Mohon doa dan dukungan dari semua pihak, agar setiap langkah dalam perjalanan ini selalu diberi keselamatan dan kekuatan," tulis Vasko.

Ia berharap sekaligus dukungan semangat dari semua masyarakat agar bisa melihat kondisi lebih nyata lagi ke berbagai kawasan. "Semoga kami terus diberi semangat untuk menjangkau lebih banyak masyarakat, mendengar langsung cerita mereka, dan menghadirkan harapan di tempat-tempat yang membutuhkan," tutup Vasko. (sp)
 
Top