Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98 di halaman Balai Kota Padang Panjang, Rabu (28/10/2026).
Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Arm Hendriyana bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan sambutan tertulis Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir.
Upacara tersebut dihadiri Wali Kota Hendri Arnis, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Mukhlis M., serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Peserta upacara terdiri atas Aparatur Sipil Negara (ASN), mahasiswa, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), dan pelajar.
Dalam amanat Menpora menyampaikan, kemajuan sejati suatu negara tidak semata-mata ditentukan oleh pembangunan infrastruktur atau kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kualitas manusia dan karakter generasi penerusnya.
Karena itu, pemuda perlu menanamkan tiga nilai utama dalam kehidupan, yakni patriotisme dalam pengabdian, kegigihan dalam perjuangan, dan empati terhadap sesama. Ketiga nilai tersebut menjadi landasan penting untuk membangun bangsa yang maju tanpa kehilangan kepedulian dan sisi kemanusiaannya.
“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegas Hendriyana.
Sementara itu, Wako Hendri Arnis mengajak generasi muda untuk menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi pembangunan Kota Padang Panjang.
Menurutnya, ikrar yang dicetuskan para pemuda pada 1928 harus terus dihidupkan melalui kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta membanggakan bangsa dan negara. (*)