Faktual dan Berintegritas


SOLOK, SWAPENA.COM -- Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra,  menghadiri kegiatan Open House Sekolah Hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026, di SD Negeri 20 Sinapa Piliang, Kota Solok, Kamis (15/10/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat secara langsung hasil revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan pendidikan, khususnya bagi sekolah yang terdampak bencana.

Hadir perwakilan BBPMP Sumatera Barat yang diwakili Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat, Rahmat, S.Ag., M.Hum., Ketua LKAAM selaku tokoh masyarakat, komite sekolah, lurah, pengawas sekolah, kepala sekolah penerima program revitalisasi, serta Tim Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Dalam sambutannya, Wali Kota Solok menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran, tetapi juga didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana sekolah yang layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

Menurutnya, program revitalisasi sekolah merupakan langkah penting dalam memulihkan sekaligus meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, terutama bagi sekolah yang mengalami dampak bencana. Pemerintah Kota Solok berharap fasilitas yang telah diperbaiki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar dan meningkatkan semangat siswa dalam menuntut ilmu.

Wali Kota juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pihak sekolah, tenaga pendidik, komite, dan masyarakat dalam menjaga serta merawat fasilitas pendidikan yang telah dibangun. Dengan dukungan bersama, lingkungan sekolah diharapkan semakin kondusif dalam membentuk generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat, Rahmat, S.Ag., M.Hum., dalam sambutannya menyoroti pentingnya penguatan literasi dan kemampuan berbahasa sebagai bagian dari peningkatan kualitas pendidikan. Kemampuan literasi menjadi fondasi bagi peserta didik untuk mengembangkan pengetahuan, berpikir kritis, serta berkomunikasi dengan baik.

Penguatan literasi di lingkungan sekolah juga diharapkan berjalan beriringan dengan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, kemajuan fasilitas dan digitalisasi pendidikan dapat diikuti dengan peningkatan kemampuan dasar siswa, termasuk kemampuan membaca, memahami informasi, dan menggunakan bahasa secara baik dan benar.

Berdasarkan laporan pelaksanaan program, SD Negeri 20 Sinapa Piliang menerima bantuan revitalisasi dengan total nilai sebesar Rp1.036.173.933. Pekerjaan revitalisasi mencakup rehabilitasi delapan ruang kelas, ruang administrasi, ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), toilet, serta penataan lingkungan sekolah.

Program tersebut juga mencakup pengadaan perabot untuk ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer, ruang administrasi, dan UKS guna menunjang kegiatan pembelajaran serta pelayanan sekolah.

Pelaksanaan program mengacu pada Perjanjian Kerja Sama tanggal 23 Januari 2026 antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia selaku pemberi bantuan dan SD Negeri 20 Sinapa Piliang sebagai penerima bantuan. Pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui Tim Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Melalui kegiatan open house ini, diharapkan hasil revitalisasi dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga sekolah. Kolaborasi pemerintah, tenaga pendidik, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang lebih baik serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di Kota Solok. (dkm)
 
Top