PADANG -- Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas II B Padang dalam membina karakter Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) semakin nyata. Hal ini ditandai dengan pelantikan pengurus Gugus Depan (Gudep), penandatanganan perjanjian kerja sama, serta peresmian papan nama Gugus Depan yang dilaksanakan serentak pada Kamis (29/1).
Bertempat di Aula Lapas Perempuan Padang, acara ini dihadiri dan dipimpin langsung Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Gerakan Pramuka Kota Padang, Kak Andree Algamar. Turut hadir memberikan dukungan penuh, Kepala Direktorat Jendral Imgrasi Pemasyarakatan Sumatera Barat, Kak Kunrat.
Selain prosesi pelantikan pengurus, momentum penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara Lapas Perempuan Kelas II B Padang dengan Kwarcab 09 Kota Padang. Kesepakatan ini menjadi landasan formal bagi kedua pihak untuk bersinergi dalam menyelenggarakan pendidikan kepramukaan yang berkelanjutan bagi warga binaan.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan peresmian papan nama Gugus Depan pangkalan Lapas Perempuan Padang. Pembukaan selubung papan nama ini menjadi simbol eksistensi dan kesiapan Lapas Perempuan Padang sebagai wadah pembinaan kepramukaan yang resmi dan terstruktur.
Pelantikan Kamabigus
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Perempuan Kelas II B Padang, Kak Susi Andriany Pohan, resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus). Dalam amanatnya, kegiatan ini ditekankan sebagai implementasi program nasional Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, di mana setiap Lapas wajib menyelenggarakan kegiatan kepramukaan sebagai sarana pembentukan karakter (character building).
"Pramuka mengajarkan kedisiplinan, kemandirian, dan cinta tanah air. Melalui kerja sama dengan Kwarcab 09 dan berdirinya Gugus Depan ini, kami optimis dapat mencetak warga binaan yang berkarakter unggul," ujar pihak Lapas.
Suasana pelantikan semakin meriah dengan penampilan atraktif Tari Semaphore yang dibawakan oleh warga binaan. Penampilan ini memukau para tamu undangan dan menunjukkan potensi kreativitas yang dimiliki oleh para warga binaan.
Nantinya, sebanyak 40 orang warga binaan diproyeksikan untuk mengikuti program binaan kegiatan kepramukaan secara intensif di bawah naungan Gugus Depan yang baru saja diresmikan ini. (dkf)