PADANG -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat salah satu program unggul (Progul), yakni penyediaan beasiswa ke luar negeri bagi putra-putri daerah. Hal ini ditegaskan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran saat menyambut kunjungan delegasi dari Provinsi Guangdong, Tiongkok, di Rumah Gadang Baiturrahmah, Senin (19/1) malam.
Fadly Amran menyampaikan bahwa keinginan masyarakat Sumatera Barat khususnya Kota Padang untuk merantau dan menuntut ilmu hingga ke mancanegara menjadi latar belakang kuat lahirnya program beasiswa ini.
Pemko Padang ingin memfasilitasi cita-cita tersebut agar generasi muda Padang memiliki daya saing global. "Salah satu program unggulan kami adalah beasiswa ke luar negeri. Kami ingin mendorong agar universitas-universitas yang ada di Kota Padang memiliki program double degree atau pertukaran mahasiswa, khususnya dengan universitas di Guangdong," ujar Fadly Amran di hadapan para rektor perguruan tinggi di Padang.
Program ini tidak hanya menyasar pemberian bantuan dana secara langsung, tetapi juga melalui kolaborasi strategis antarperguruan tinggi. Fadly mendorong adanya skema studi yang fleksibel, sepert program gelar ganda (double degree) dimana mahasiswa dapat menempuh sebagian masa studi di Padang dan sebagian lagi di luar negeri.
Kemudian beasiswa penuh dengan dukungan untuk masa studi penuh selama empat tahun di luar negeri. Selanjutnya, pertukaran mahasiswa dengan membuka peluang bagi mahasiswa asal Guangdong untuk belajar di Padang guna menciptakan pertukaran budaya dan ilmu pengetahuan.
Selain sektor pendidikan, Pemko Padang juga tengah berupaya memperkuat citra kota di kancah internasional melalui sektor kuliner. Saat ini, Padang sedang dalam proses pendaftaran sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network untuk kategori Gastronomi.
"Padang sangat terkenal sebagai tujuan kuliner di Indonesia. Kami berharap melalui penguatan pendidikan dan pengakuan internasional seperti dari UNESCO, posisi Padang akan semakin kuat secara global," tambah Fadly.
Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan perguruan tinggi besar, di antaranya Rektor Universitas Andalas, Rektor Universitas Negeri Padang, Rektor Universitas Baiturrahmah, Rektor Universitas Putra Indonesia YPTK, Rektor Universitas Bung Hatta, serta Direktur Politeknik Negeri Padang. Diharapkan, penjajakan kerja sama ini segera berlanjut pada program konkret yang dapat langsung dimanfaatkan oleh mahasiswa di Kota Padang. (dkf)