Faktual dan Berintegritas

TURUNAN Panyalaian, di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar adalah jalur rawan. Di turunan tersebut sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Setiap ada kecelakaan, nyaris selalu menelan korban jiwa. Sudah banyak nyawa melayang di sana!

Satu hal lagi, rata-rata kecelakaan di turunan Panyalaian itu melibatkan truk bermuatan berat. Terakhir terjadi beberapa hari lalu, kecelakaan beruntun yang merenggut lima nyawa dan beberapa orang lagi menderita luka-luka.

Agaknya kecelakaan di Panyalaian beberapa hari lalu itu adalah yang terburuk di awal 2026 sekaligus sebagai peringatan bahwa turunan Panyalaian adalah jalur rawan. Turunan yang cukup panjang dan lurus membuat sebagian pengemudi sering lupa akan bahaya. Akibatnya muatan berat tak lagi jadi pertimbangan.

Ya, kecelakaan itu sering terjadi ketika pengguna jalan lupa. Lupa akan kemampuan sistem pengereman, lupa kapasitas muatan, dan yang terparah adalah lupa diri.

Di balik itu semua, kita dan siapapun tentu tidak menginginkan terjadi kecelakaan. Namun ketika jalur rawan tidak diantisipasi dan tidak dicarikan solusi tentu kecelakaan akan terus terjadi. Akibatnya korban akan terus pula berjatuhan. Pertanyaannya, siapa yang harus mencarikan solusi guna mengantisipasi kecelakaan di jalur tersebut?

Jawabnya adalah semua pihak terkait dan pengguna jalan. Pihak terkait adalah pemerintah, yang perlu melakukan langkah-langkah jitu. Salah satu di antaranya adalah pemasangan rambu-rambu peringatan dan imbauan. Misalnya sebelum masuk ke turunan di kawasan Aia Angek, pemerintah melalui Dinas Perhubungan bisa memasang baliho peringatan bahwa ada turunan tajam, gunakan versneling 1, pastikan rem berfungsi dengan baik dan lain sebagainya. Baliho tersebut harus diberi penerangan listrik agar pada malam hari juga bisa dibaca oleh pengguna jalan.

Lebih dari itu, baliho atau rambu-rambu imbauan sebaiknya dipasang agak banyak dalam jarak tertentu. Upaya begitu bisa pula dilakukan oleh Jasa Raharja atau bekerja sama dengan pihak ketiga yang peduli dengan keselamatan berlalu lintas.

Yang lebih penting lagi adalah pengemudi dan perusahaan truk untuk tidak membawa beban melebihi tonase. Kemudian lakukan pengecekan fungsi rem sebelum memasuki turunan. Ingat nyawa jauh lebih berharga daripada muatan. Jangan korbankan nyawa untuk mengangkut muatan berat.

Mudah-mudahan kecelakaan yang sering terjadi di turunan Panyalaian tersebut menjadi pengingat bagi seluruh pengemudi untuk lebih berhati-hati melewati jalur itu. Dengan demikian ke depan tidak ada lagi nyawa yang terenggut di turunan Panyalaian tersebut. Semoga! (SawirPribadi)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top