PADANG, DISKOMINFO – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melakukan terobosan baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bertempat di Plaza Andalas, pemerintah setempat menggelar Pasar Murah Terpadu, Sabtu (11/4).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, mengapresiasi kegiatan yang melibatkan kolaborasi lintas sektoral yang diinisiasi oleh berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama instansi vertikal dan mitra perbankan.
Raju Minropa menekankan bahwa pemilihan hari Sabtu sebagai waktu pelaksanaan adalah langkah strategis untuk menjangkau masyarakat yang sibuk bekerja pada hari kerja biasa.
"Pelayanan di hari Senin sampai Jumat itu biasa. Tapi ide melaksanakan pelayanan di hari Sabtu ini sangat bagus, karena justru di saat libur inilah masyarakat memiliki waktu luang. Ini adalah bentuk komitmen kita hadir untuk rakyat," ujar Raju.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran banyak pejabat setingkat kepala dinas secara langsung dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Pemko Padang dalam mengawal peningkatan pelayanan publik.
Raju menjelaskan bahwa Pasar Murah Terpadu ini bertujuan untuk melakukan intervensi pasar guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok penting bagi warga Padang. Kegiatan ini didukung penuh oleh, Bank Indonesia (BI), Bulog, dan Bank Nagari Cabang Pasar Raya
Selain urusan pangan, masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan dari instansi terkait.
Sekda Raju mencatat bahwa kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi pusat perbelanjaan Plaza Andalas.
"Hari Sabtu ini Plaza Andalas luar biasa ramainya. Dengan adanya pasar murah ini, pengunjung tidak hanya berbelanja kebutuhan pokok atau mengurus layanan publik, tetapi juga turut meramaikan toko-toko lain yang ada di sini. Ini kolaborasi yang saling menguntungkan," jelasnya.
Raju Minropa berharap pola kolaborasi antar-OPD dan instansi vertikal seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang.
"Kalau kita bekerja satu persatu itu kurang keren. Tapi ketika kita berkolaborasi, dampaknya jauh lebih hebat bagi masyarakat," pungkas Sekda. (dkf)