PADANG -- Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Padang sukses menerbangkan dua kelompok terbang (kloter) jemaah calon haji asal Bengkulu. Mereka tergabung pada kloter 02 dan 03 yang hanya singgah beberapa jam untuk tukar pesawat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Padang Pariaman.
Kloter 03 ada sebanyak 390 jemaah, sedangkan kloter 02 sebanyak 393 jemaah. Terdapat dua jemaah yang kartu nusuknya belum aktif dan langsung dilakukan penyelesaiannya di bandara sebelum keberangkatan.
"Kloter 02 dan 03 asal Bengkulu ini, juga langsung diberangkatkan menuju Madinah, Dimana keberangkatan kloter 03 berlangsung lebih awal dari jadwal yang telah ditetapkan," kata Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, didampingi Tim PPIH, Hami Mulyawan, Minggu (26/4).
Ia mengatakan, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-3503 lepas landas pukul 12.02 WIB, lebih cepat 18 menit dari jadwal semula pukul 12.20 WIB. Sedangkan jemaah Kloter 02 dengan nomor penerbangan GA-3502.
“Alhamdulillah, Embarkasi Padang telah memberangkat 03 dari 14 kloter jemaah haji. Keberangkatan berjalan lancar dan seluruh jemaah terangkut sesuai manifest, cuma ada 03 open seat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kloter 02 dan 03 merupakan jemaah asal Bengkulu yang dilayani melalui skema embarkasi antara di Padang. Sebelum diberangkatkan ke Madinah, jemaah terlebih dahulu tiba di BIM dan menjalani proses transit.
“Jemaah Bengkulu hanya transit sekitar tiga hingga empat jam di BIM sebelum melanjutkan penerbangan ke Tanah Suci,” katanya.
Menurut Rifki, seluruh jemaah dalam kondisi sehat selama proses transit dan layanan berjalan tertib.
“Setibanya di BIM, jemaah langsung diarahkan mengikuti seluruh tahapan layanan embarkasi sebelum diberangkatkan,” ujarnya.
Kloter ini berjumlah 390 orang, terdiri dari 152 laki-laki dan 238 perempuan, dengan tiga kursi kosong (open seat).
Rifki menambahkan, kloter 03 juga didominasi jemaah lanjut usia. Tercatat sebanyak 128 jemaah berusia di atas 65 tahun.
“Jemaah tertua berusia 83 tahun asal Rejang Lebong, sementara jemaah termuda berusia 20 tahun dari Kota Bengkulu,” jelasnya.
Selama masa transit, jemaah mendapatkan layanan konsumsi berupa makanan dan minuman hangat sebagai bagian dari pelayanan embarkasi.
Ia menambahkan, kloter 03 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada 06 Juni 2026. Sedangkan kloter 02 pada 05 Juni 2026.
Keberangkatan ini menjadi bagian dari rangkaian operasional haji Embarkasi Padang, dengan layanan yang terus dioptimalkan, terutama bagi jemaah lanjut usia, agar seluruh proses ibadah dapat berjalan aman dan lancar. (hn)