PALEMBANG -- Tiga kabupaten dan kota di Sumatera Barat dinilai terbaik oleh Kementerian Dalam Negeri. Ketiganya adalah Kabupaten Solok Selatan, Kepulauan Mentawai dan Kota Bukittinggi.
Kementerian Dalam Negeri menggelar Apresiasi Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Ballroom Wyndham Opi Hotel, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (25/4). Ajang itu sekaligus menjadi instrumen strategis untuk mendorong iklim kompetitif antarpemerintah daerah di wilayah Sumatera guna mempercepat peningkatan kinerja dan inovasi.
Ada beberapa kategori yang dinilai, yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing. Solok Selatan dan Mentawai berhasil sebagai terbaik I dan II pada kategori penurunan tingkat pengangguran. Sedangkan bukittinggi terbaik pada kategori pengendalian inflasi tingkat kota.
Hasil lengkapnya sebagai dikutip detikcom adalah sebagai berikut: Pada kategori penurunan tingkat pengangguran, Kabupaten Solok Selatan meraih terbaik I, Kepulauan Mentawai sebagai terbaik II, dan Kabupaten Dairi sebagai terbaik III. Untuk tingkat kota, Pagar Alam menjadi terbaik I, diikuti Tanjung Balai dan Dumai. Sementara itu, Bengkulu meraih penghargaan untuk tingkat provinsi.
Pada kategori penanggulangan kemiskinan dan stunting, Kabupaten Mesuji meraih terbaik I, diikuti Tapanuli Selatan dan Bengkalis. Untuk tingkat kota, Sungai Penuh menjadi terbaik I, disusul Pekanbaru dan Batam, sedangkan tingkat provinsi diraih Kepulauan Riau.
Pada kategori pengendalian inflasi, Kabupaten Tebo meraih terbaik I, diikuti Musi Rawas Utara dan Labuhanbatu Utara. Untuk tingkat kota, Langsa menjadi terbaik I, disusul Prabumulih dan Bukittinggi. Sementara penghargaan di tingkat provinsi diraih Bengkulu.
Adapun pada kategori creative financing, Kabupaten Bintan meraih terbaik I, diikuti Lampung Selatan dan Batu Bara. Untuk tingkat kota, Bandar Lampung menjadi terbaik I, disusul Medan dan Palembang, sementara Sumatera Utara (Sumut) meraih penghargaan pada tingkat provinsi. (*)