PADANG -- Satu lagi langkah nyata pengembangan literasi, segera direalisasikan Pemko Padang. Sebuah taman akan diperuntukkan bagi upaya meningkatkan kecerdasan masyarakat, terutama untuk generasi muda.
“Kita segera membangun Taman Literasi, sehingga berbagai kegiatan literasi bisa dilakukan di sana,” kata Walikota Padang Fadly Amran, ketika membuka Festival Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, di Youth Center, Padang, Rabu (29/4).
Taman Literasi dibangun persis antara Kantor PWI Provinsi Sumatera Barat dan Gedung Perpustakaan Kota Padang, bersebelahan dengan Gedung Youth Center. Dibangun sedemikian rupa dengan format ruang terbuka. “Semua kegiatan literasi dan pertunjukan bisa dilaksanakan di sana,” kata Fadly.
Lebih jauh ia menyebutkan, pengembangan literasi adalah bagian dari upaya meningkatkan kecerdasan masyarakat, terutama generasi muda. Fakta tak bisa dibantah, literasi di Indonesia masih buruk. Tingkat baca masih rendah, apalagi memahami bacaan. Perlu kesadaran bersama untuk memperbaikinya. Perlu langkah nyata agar ada gairah, khususnya di kalangan generasi muda untuk meningkatkan minat baca.
Kemampuan literasi adalah bagian kecerdasan diri dan sekaligus menjadi kecakapan khusus bagi setiap orang.
“Nanti Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan memfasilitasi semua hal yang berhubungan dengan kegiatan di Taman Literasi,” kata Walikota yang saat itu juga mengukuhkan Bunda Literasi Kota Padang.
Fadly mengingatkan, Bunda Literasi Kota Padang juga harus berperan aktif, harus selalu berada di tengah-tengah aktivitas pengembangan literasi.
Festival Literasi menghadirkan bedah buku. Selesai pembukaan, dilanjutkan dengan bedah buku Kumpulan Cerpen Berbahasa Minang “Mangaji Indak Khatam” karya Firdaus Abie.
Buku dibedah oleh Dirwan A. Darwis, Ph.D, Bahren, S.S, M.A, dimoderatori Syamdani M.Pd, Kabid Kebudayaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. (*)