Faktual dan Berintegritas


PADANG ARO -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memberikan pembinaan kepada 46 guru tahfidz baru hasil seleksi yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pembinaan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi para guru guna melahirkan murid yang berkualitas dan berakhlakul karimah.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan pemerintah kabupaten setempat memberikan perhatian besar terhadap penguatan pendidikan keagamaan. Melalui program Satu Jorong Satu Rumah Tahfizd, diharapkan agar terbangun sumber daya manusia yang berkarakter, produktif dan kompetitif.

"Saya berharap pembinaan ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menghasilkan peningkatan kualitas guru tahfizd," kata Yulian saat membuka kegiatan pembinaan di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (15/7).

Ia mengharapkan seluruh peserta pembinaan menjadikan kesempatan ini sebagai wadah untuk saling belajar, berbagi pengalaman, memperkuat ukhuwah, serta memperbaiki kualitas pembelajaran Al-Qur'an di setiap sekolah, rumah tahfiz, maupun lembaga pendidikan lainnya.

Pemateri untuk pembinaan ini juga beragam, mulai dari Sekretaris Daerah Dr. H. Syamsurizaldi, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Solok Selatan, Bagian Kesra, hingga pembina rumah tahfidz yang aktif.

Diharapkan dari pembinaan ini para pembina nantinya akan dalam memiliki kompetensi dari berbagai aspek. Mulai dari tajwid, metode menghafal, strategi pembelajaran, maupun pembentukan karakter peserta didik.

Dengan adanya 46 orang guru tahfidz baru, saat ini terdapat sebanyak 268  guru tahfidz yang memberikan pendidikan pada 225 rumah tahfidz yang dikelola pemerintah setempat. 

Sementara itu, saat ini juga terdapat sebanyak 198 rumah tahfidz lain yang dikelola secara mandiri oleh masyarakat. Ini menjadikan total rumah tahfidz yang ada di Kabupaten Solok Selatan berjumlah 423. (dko/sls)
 
Top