Pawai yang diikuti kafilah dari seluruh provinsi di Indonesia tersebut dimulai dari Balai Kota Semarang dan bergerak menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah. Iring-iringan kendaraan hias dan khafilah mendapat sambutan antusias masyarakat yang memadati sejumlah ruas jalan yang dilalui.
Kafilah Sumbar yang dipimpin Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Marwansyah, tampil dengan kendaraan hias yang mengangkut miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi. Penampilan tersebut semakin semarak dengan iringan gandang tasa yang menjadi salah satu kesenian khas Minangkabau.
Mengenakan seragam kemeja berwarna cokelat, rombongan Kafilah Sumbar tampak aktif menyapa masyarakat sepanjang perjalanan. Yel-yel “Kami dari Sumatera Barat” turut menggema di tengah suasana pawai, diselingi sapaan dan salam kepada warga yang menyaksikan dari pinggir jalan.
Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni mengatakan miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi tersebut merupakan buah karya kolaborasi Pemprov Sumbar bersama Ikatan Keluarga Minang (IKM) Semarang.
“Kita berkolaborasi dengan IKM Semarang. Mereka yang membuat miniatur Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi yang menjadi ikon Sumbar, sementara kita menyiapkan bahan-bahannya,” terang Edi.
Menurut Edi, kehadiran miniatur tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas dan kekayaan budaya Sumbar kepada masyarakat luas dalam momentum MTQ Nasional di Semarang. (adp/sb)