PADANG PARIAMAN -- Tim Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang diketuai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, mengunjungi Masjid Hidayah, Sungai Buluah, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (3/3). Kunjungan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Sekda Sumbar, Arry Yuswandi mengatakan berdasarkan data BNPB Sumbar termasuk daerah yang relatif cepat pulih dari bencana karena kuatnya solidaritas masyarakat. Namun demikian, upaya menjaga lingkungan dan mitigasi tetap harus menjadi perhatian bersama agar risiko bencana dapat ditekan.
Arry menegaskan, saat ini ada sejumlah sektor yang menjadi fokus Pemprov Sumbar dalam percepatan pembangunan daerah. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi berbasis UMKM, optimalisasi sektor pariwisata, serta pengembangan program unggulan Nagari Creative Hub (NCH) sebagai motor ekonomi nagari.
Terkait rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, dari total usulan Rp 21 triliun, pemerintah pusat telah menyetujui Rp 8 triliun untuk Sumatera Barat. Ia berharap anggaran tersebut dapat dioptimalkan melalui pengawalan dan komitmen bersama demi percepatan pemulihan daerah.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk membantu pembangunan Masjid Hidayah senilai Rp 50.000.000 dan Alquran dari ASN Pemprov sebanyak 40 bh, 1 dus sarung dari Baznas, sejumlah Al-Quran dari Kementerian Agama Padang Pariaman beserta alat kebersihan masjid. Kemudian juga ada bantuan CSR dari bank Nagari sebesar Rp 5.000.000.
Selain itu, bantuan Dinas Sosial Provinsi Sumbar untuk enam panti swasta yang ada di Kabupaten Padang Pariaman sebesar Rp 840.000.000. Adapun keenam panti tersebut antara lain, Panti Asuhan Bhakti Sicincin, Panti Aisyah Lubuk Alung, Panti Asuhan Bhakti Lubuk Alung, PSAA Mukarramah Pauh Kamba, PSAA Ummatul Yaqin, Panti Asuhan Al Kausar Muhammadiyah.
Ikut mendampingi Sekdaprov Sumbar dalam kegiatan tersebut Sekda Kabupaten Padang Pariaman, Rudy Repenaldi Rilis, Kakan Kemenag Padang Pariaman, Camat Batang Anai Zulbasri, unsur Forkopimca, Wali Nagari Sungai Buluh Agustalidin, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama dan cadiak pandai.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Rudi Repinaldi Rilis memaparkan kondisi daerah pascabencana yang terjadi pada akhir November lalu. Tercatat 56 jembatan terdampak, 36 di antaranya rusak berat, serta 40 saluran irigasi dan sejumlah ruas jalan kabupaten mengalami kerusakan.
Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten telah mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk penanganan dampak bencana. Di antaranya, perbaikan tujuh jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp 270 miliar dari Pemerintah Pusat, rehabilitasi lahan terdampak bencana oleh Kementerian Pertanian senilai Rp 12,7 miliar, serta bantuan sosial dari Kementerian Sosial.
“Kami berharap berbagai bantuan tersebut dapat kita kawal bersama agar benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukan,” ujar Rudi. (adp/sb)