BUKITTINGGI – Pemerintah Kota Bukittinggi kembali membuat gebrakan di sektor pendidikan. Setelah sukses membagikan perlengkapan sekolah gratis tahun lalu, kini Wali Kota Bukittinggi, H. Ramlan Nurmatias, berencana meluncurkan Program Angkot Gratis bagi pelajar yang akan dimulai pada tahun ajaran baru 2026.
Langkah ini merupakan perwujudan janji kampanye yang dinanti-nanti masyarakat, sekaligus strategi jitu untuk menekan biaya hidup orang tua siswa di Kota Jam Gadang.
Dalam sebuah pertemuan santai di Bukittinggi, Jumat (9/1) malam, Wali Kota membocorkan bahwa anggaran sebesar Rp1 Miliar telah disiapkan untuk tahap awal program ini. Menariknya, pemkot tidak ingin sekadar memberi bantuan, tetapi juga mengedepankan efisiensi melalui teknologi.
"Kami tengah mengkaji teknis terbaik. Ada usulan menarik menggunakan sistem barcode atau kartu khusus agar lebih terpantau dan tepat sasaran," ungkap Ramlan didampingi Sekda Rismal Hadi.
Terkait sasaran program angkot gratis itu untuk tahap awal akan diprioritaskan bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Keputusan ini diambil berdasarkan pertimbangan keamanan dan kemandirian anak.
Siswa SMP dinilai sudah cukup mandiri untuk menggunakan transportasi umum sendiri. Sedangkan siswa SD masih dianggap memiliki risiko tinggi jika harus naik angkutan umum tanpa pendampingan orang dewasa.
Program angkot gratis ini merupakan kepingan puzzle terbaru dalam visi "Bukittinggi Gemilang". Sebelumnya, pada September 2025, Pemkot telah melaksanakan program pembagian perlengkapan sekolah (tas, sepatu, dan atribut) senilai Rp2,8 miliar untuk 1.846 siswa SD negeri maupun swasta.
"Kita ingin memastikan tidak ada lagi kendala biaya yang menghalangi anak-anak kita untuk sekolah. Selain membantu ekonomi warga, ini juga langkah kita menata sistem transportasi publik agar lebih ramah bagi pelajar," pungkas Ramlan. (gd)