PADANG -- PT PLN (Persero) meresmikan sekaligus menyerahkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Kelurahan Tangguh Bencana Ulak Karang Selatan, Kamis (12/2) di kantor kelurahan setempat. Program ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi potensi bencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran yang hadir di kegiatan itu mengapresiasi kontribusi PLN. Fadly menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Kelompok Siaga Bencana (KSB) sebagai garda terdepan penanganan awal bencana.
“KSB harus dibekali ilmu dan pelatihan, karena membantu warga juga ada ilmunya. KSB menjadi penanganan awal, sebelum BPBD, Damkar, atau Basarnas turun ke lapangan,” kata Fadly.
Ia menilai program Desa Siaga Bencana di Ulak Karang Selatan patut menjadi contoh kolaborasi antara BUMN dan pemerintah daerah.
“Kami berterima kasih kepada PLN dan seluruh stakeholder. Program ini penting, terutama bagi wilayah pesisir yang memiliki risiko bencana,” tutupnya.
Sementara, Manajer UPP Sumbagteng II PLN, Irwan Arif Setiawan, menyampaikan bahwa program Desa Siaga Bencana merupakan komitmen PLN untuk membangun ketahanan sosial masyarakat di wilayah rawan bencana.
“Melalui program TJSL ini, PLN berkomitmen hadir sebagai mitra masyarakat untuk membangun budaya sadar bencana. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah awal memperkuat kapasitas dan sistem kesiapsiagaan warga,” ujarnya.
PLN menyalurkan dukungan awal senilai Rp200 juta kepada KSB Laut Biru, disertai pelatihan, pemetaan jalur evakuasi, serta bantuan peralatan siaga bencana seperti perahu karet dan jaket pelampung, yang telah memberi manfaat langsung kepada 120 penerima manfaat. (dkf)