TUAPEJAT -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Mentawai resmi mengajukan kesiapan menjadi tuan rumah sejumlah cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat XVI Tahun 2026. Pengajuan ini menegaskan komitmen Mentawai berperan aktif dalam penyelenggaraan ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
Kesiapan itu disampaikan melalui surat bernomor 26/KSB-KONI/KEP-MTW/XII-2025 tertanggal 27 Desember 2025, yang ditujukan kepada Ketua Umum KONI Provinsi Sumatera Barat. Surat tersebut merujuk pada SK Gubernur Sumbar Nomor 426-815-2025 tentang penjadwalan Porprov Sumbar XVI 2026 dan XVII 2028.
Dalam pengajuan tersebut, KONI Mentawai menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah lima cabang olahraga, yakni PSTI (Sepak Takraw), Pertina (Tinju), Perpani (Panahan), Kabaddi, dan Catur.
Porprov Sumbar XVI dijadwalkan berlangsung Juni–Juli 2026 dengan konsep tuan rumah bersama yang melibatkan sejumlah kabupaten dan kota.
Ketua Umum KONI Kepulauan Mentawai, Ali Nurdin, mengatakan kesiapan daerahnya mencerminkan keinginan untuk berkontribusi lebih dari sekadar peserta.
“Selama 15 kali pelaksanaan Porprov, Mentawai selalu ambil bagian sebagai peserta. Pada Porprov XVI ini kami ingin meningkatkan peran dengan menjadi tuan rumah beberapa cabang olahraga,” ujar Ali Nurdin.
Ia menambahkan, Porprov juga menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan Mentawai ke tingkat yang lebih luas.
“Ajang ini tidak hanya soal prestasi olahraga, tetapi juga sarana promosi alam, budaya, dan potensi daerah Kepulauan Mentawai,” katanya.
Ketua Umum KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menyambut positif pengajuan tersebut dan menilai keterlibatan daerah sebagai tuan rumah akan memperkuat penyelenggaraan Porprov.
“Semangat Mentawai patut diapresiasi. Konsep tuan rumah bersama memang dirancang untuk mendorong pemerataan penyelenggaraan dan partisipasi daerah,” kata Hamdanus.
Sementara itu, Wakil Ketua II KONI Sumbar, Septri, menyampaikan bahwa pengajuan Mentawai akan dibahas dan diverifikasi sesuai ketentuan.
“Kami akan menilai kesiapan sarana prasarana, akomodasi, serta dukungan panitia daerah. Jika seluruh persyaratan terpenuhi, peluang Mentawai menjadi tuan rumah sangat terbuka,” ujarnya.
Porprov Sumbar XVI 2026 diharapkan menjadi bukan hanya ajang pembinaan prestasi atlet, tetapi juga penggerak sport tofoturism dan pemerataan pembangunan olahraga di Sumatera Barat. (*)