BATUSANGKAR -- Sekretaris Utama (Sestama) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Rustian meninjau progres rencana pembangunan Hunian Tetap (Huntap) dan Hunian Sementara (Huntara) di Kabupaten Tanah Datar, Rabu (7/1). Ia didampingi Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly.
Saat mengunjungi lokasi rencana pembangunan Huntap di Ladang Laweh, Kecamatan Rambatan, Rustian meminta Pemerintah Daerah bergerak cepat dalam pembebasan lahan untuk pembangunan Huntap. "Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyediakan lahan sekitar 1,8 hektar. Kalau sekiranya lahan untuk pembangunan sebanyak 129 unit Huntap kurang, silahkan buat surat ke Gubernur, nanti Saya sampaikan, paling tidak bisa diberikan 3 hektar lagi, Insya Allah bisa karena ini kan juga untuk masyarakat," ujarnya.
Rustian kembali menegaskan kepada Pemerintah Daerah melalui instansi terkait untuk memastikan masyarakat yang mau untuk tinggal di Huntap atau relokasi mandiri. "Sekali lagi, Saya minta Pemda memastikan masyarakat yang mau dan memenuhi persyaratan untuk menetap di Huntap ini, dan bagi yang tidak, akan kita fasilitasi juga dengan relokasi mandiri namun tanah untuk hunian tidak bermasalah dan juga terbebas dari potensi musibah atau bencana," tegasnya.
Sementara saat meninjau pembangunan 33 unit Huntara yang direncanakan di Padang Kunyik Nagari Bungo Tanjung, Kecamatan Batipuh, Sestama BNPB Rustian berharap dikebut agar lebih cepat tuntas. "Alhamdulillah, telah selesai 5 unit Huntara saat ini. Saya minta supaya pembangunan lebih cepat supaya masyarakat terdampak bencana terjamin untuk kenyamanannya. Saya harap Huntara ini tuntas dalam dua atau tiga pekan ke depan," sampainya.
Hal hampir sama juga disampaikan Rustian saat mengunjungi lokasi pembangunan 15 unit Huntara yang terletak di dekat Kantor Camat Batipuh Selatan.
"Untuk pembangunan 15 unit Huntara disini tentu juga kita harapkan segera diselesaikan, sehingga masyarakat bisa segera menempatinya. Dan bagi masyarakat yang tidak memilih tinggal di Huntara akan kita bantu dengan bantuan uang kontrak senilai Rp600 ribu selama 3 bulan," tukasnya.
Sementara itu, Wabup Ahmad Fadly menyampaikan terima kasih atas kunjungan Sestama serta bantuan dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan Huntara ataupun Huntap.
"Saat ini Tanah Datar memperoleh kuota sebanyak 129 unit Huntap dan direncanakan bakal dibangun di Rambatan, namun sekiranya masyarakat mau relokasi mandiri juga akan difasilitasi asalkan lahan untuk membangun tidak bermasalah," ujarnya.
Sesuai yang disampaikan Sestama, tambah Wabup, bagi masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan rusak sedang juga akan dibantu.
"Saya harap OPD terkait bisa memastikan keakuratan dan ketersediaan data yang dibutuhkan BNPB atau Kementerian lain, sehingga Huntap ataupun Huntara untuk masyarakat bisa segera terealisasi. Karena kenyamanan hidup, sosial dan ekonomi masyarakat terdampak bencana menjadi tujuan yang ingin kita capai sehingga bisa hidup lebih baik lagi," katanya.
Dalam kegiatan yang turut diikuti staf ahli BNPB, Kadis Sosial Kabupaten Tanah Datar, Kalaksa BPBD, Camat dan beberapa OPD terkai lainnya, Sestama BNPB juga menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana banjir, banjir bandang dan tanah longsor. (pkp/td)