PASBAR -- Sebanyak 147 bakal calon Walinagari dari 24 nagari di Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) mengikuti ujian seleksi Computer Based Test (CBT) di SMKN 1 Pasaman, Nagari Aua Kuniang, Sabtu dan Minggu (22-23/8). Ujian tersebut merupakan tahapan seleksi bagi nagari yang memiliki lebih dari lima bakal calon Walinagari.
Pelaksanaan ujian dilakukan selama dua hari dengan sistem berbasis komputer. Para peserta mengikuti seleksi sesuai jadwal dan sesi yang telah ditetapkan oleh panitia sebagai bagian dari proses tahapan Pemilihan Walinagari (Pilwana) di Kabupaten Pasaman Barat.
Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, mengatakan, pemerintah daerah melaksanakan Pilwana karena sudah cukup lama sejumlah nagari dipimpin oleh Penjabat (Pj) Walinagari. Kondisi tersebut dinilai membuat pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan belum berjalan secara maksimal.
Menurutnya, pelaksanaan Pilwana harus dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Salah satu ketentuannya, apabila bakal calon Walinagari dalam satu nagari lebih dari lima orang, maka harus dilakukan seleksi tertulis untuk menentukan peserta yang memenuhi persyaratan melanjutkan tahapan berikutnya.
"Dari 87 nagari yang akan melaksanakan Pilwana, terdapat 24 nagari yang bakal calonnya lebih dari lima orang. Jumlah peserta yang mengikuti ujian seleksi ini sebanyak 147 orang," ujar Yulianto.
Ia menegaskan, proses seleksi tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Daerah mewujudkan pelaksanaan Pilwana yang transparan dan sesuai ketentuan. Peserta yang nantinya dinyatakan memenuhi syarat dan maju dalam tahapan Pilwana diharapkan mampu menjaga suasana tetap aman, nyaman dan badunsanak.
"Siapa pun yang terpilih dan maju dalam Pilwana, mari kita ciptakan suasana yang aman, nyaman dan badunsanak. Karena siapa pun yang terpilih nantinya adalah bagian dari keluarga kita dan akan dipilih oleh masyarakat," katanya.
Yulianto juga mengingatkan seluruh calon dan masyarakat agar mengutamakan persatuan selama seluruh tahapan Pilwana berlangsung. Ia berharap tidak terjadi perpecahan hanya karena perbedaan pilihan, terutama saat masyarakat menentukan pilihannya melalui mekanisme e-voting.
Sementara itu, Sekda Pasbar, Dody San Ismail, yang juga ikut dalam monitoring pengawasan, di dampingi Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN) Pasaman Barat, Saikul Putra, mengatakan, dari 87 nagari yang akan melaksanakan Pilwana, sebanyak 24 nagari harus mengikuti tahapan ujian tertulis berbasis komputer karena jumlah bakal calonnya melebihi lima orang.
"Ini merupakan langkah-langkah tahapan Pilwana di Pasbar," kata Saikul Putra.
Ia menjelaskan, ujian CBT dilaksanakan selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu (22-23/8), dengan total lima sesi. Pada Sabtu dilaksanakan tiga sesi, sedangkan Minggu dua sesi. Dengan terlaksananya ujian tersebut, diharapkan tahapan demi tahapan Pilwana dapat berjalan sesuai jadwal hingga proses pemilihan Walinagari di 87 nagari dapat terlaksana dengan baik. (aft)