Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Sosial tengah mempercepat proses administrasi untuk penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di daerah tersebut.

Ada tiga jenis bantuan bagi warga terkena dampak banjir. Fokus utama bantuan meliputi santunan ahli waris, jaminan hidup (jadup), hingga bantuan penguatan ekonomi warga.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Padang, Ricky Januardi Alexander, menyampaikan bahwa pihaknya telah merampungkan asesmen dan pendataan terhadap korban jiwa. Tercatat sebanyak 11 orang warga Kota Padang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

"Saat ini kami sedang dalam tahap pembuatan SK untuk diusulkan ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI agar ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp15 juta per jiwa. Insya Allah, bantuan ini ditargetkan cair pada bulan Januari ini," ujar Ricky saat ditemui di Padang.

Selain santunan kematian, Pemko Padang juga memprioritaskan pemberian Jaminan Hidup (Jadup) bagi keluarga yang rumahnya hanyut atau mengalami rusak berat. Berdasarkan data terbaru, terdapat 374 Kepala Keluarga (KK) dengan total 1.416 jiwa yang berhak mendapatkan bantuan ini.

Ricky menambahkan bahwa data ini masih bersifat dinamis mengingat adanya banjir susulan pada 2 Januari 2026 yang memperluas dampak kerusakan.

"Sesuai Permensos Nomor 4, indeks bantuan jadup adalah Rp10 ribu per jiwa per hari selama 90 hari atau tiga bulan. Namun, informasinya akan ada kenaikan nilai santunan tersebut dari pusat," jelasnya.

Tak hanya bantuan kebutuhan dasar, Dinas Sosial juga tengah melakukan pendataan melalui pihak kecamatan untuk program penguatan ekonomi. Bantuan ini menyasar warga yang kehilangan tempat usaha atau sarana usaha yang rusak akibat terendam banjir, seperti pelaku usaha mikro dan peternak.

"Tujuan penguatan ekonomi ini adalah untuk meringankan beban keluarga agar mereka bisa kembali mandiri dan ekonomi mereka tumbuh kembali pascabencana," pungkas Ricky. (sdi)
 
Top