Faktual dan Berintegritas


SOLOK -- Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal buka secara resmi workshop penulisan naskah pertunjukan yang digelar oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammad Yamin ( FKIP UMMY) Kota Solok. Kegiatan dilaksanakan di Akmal Room Bapperida Kota Solok, Minggu (12/4). 

Hadir Rektor Universitas Mahaputra Muhammad Yamin, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMMY Solok, Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan Pembina HIMA PINDO, Pimpinan Yayasan Zona Cakrawala Solok, Perwakilan dari Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia dan peserta workshop, serta Pemateri I Dra Yufridawati, M.Si. Analis Kebijakan Madya Pusat Standarisasi dan Kebijakan Pendidikan Kemeterian Pendidikan dan Menengah RI, Pemateri II  Edi Fakri, S.Sos, M.Si. Dosen Universitas Gunadharma Jakarta.

Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal dalam sambutannya mengapresiasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia (HIMA PINDO) UMMY Solok yang telah berkolaborasi dengan yayasan Zona Cakrawala dan Kementerian Kebudayaan. Inisiatif menyelenggarakan workshop dengan tema “Revitalisasi Bakaba” adalah langkah yang sangat cerdas dan relevan dengan kondisi saat ini. 

"Bakaba bukan sekedar tradisi bertutur, ia adalah ruh identitas dan jati diri kita, serta sumber nilai moral masyarakat Minangkabau. Namun, kita harus jujur bahwa di era digital ini, tantangan pelestarian seni tradisional semakin besar. Jika kita tidak melakukan transformasi, kita khawatir nilai-nilai luhur dalam Bakaba akan memudar ditelan zaman." sebut Wawako. 

Harapan Wawako melalui workshop penulisan naskah pertunjukan ini, banyak melahirkan penulis-penulis muda berbakat dari Kota Solok yang mampu mengolah cerita-cerita lama menjadi naskah drama atau pertunjukan kontemporer yang segar dan diminati generasi Z. Serta Bakaba menjadi “Hidup” kembali, tidak hanya di buku sejarah, tapi di atas panggung-panggung pertunjukan modern dan terjalin sinergi antara akademis (mahasiswa), praktisi seni dan Pemerintah dalam membangun ekosistem kreatif di kota Solok.

Wawako berharap kegiatan ini berjalan lancar, dapat menghasilkan naskah-naskah pertunjukan yang berkualitas serta mampu menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan dan dapat membawa manfaat nyata bagi kemajuan seni budaya di Kota Solok. (dkm)
 
Top