Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah menegaskan Kabupaten Kepulauan Mentawai memiliki potensi wisata kelas dunia yang harus dikelola secara serius, terarah, dan berkelanjutan agar memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat lokal.

Penegasan itu disampaikannya saat memimpin rapat pembahasan pengembangan strategis Kepulauan Mentawai di Istana Gubernuran, Selasa malam (12/5). Rapat diikuti jajaran OPD terkait di lingkup Pemprov Sumbar, unsur TNI AL, Balai Penataan Ruang Laut (BPRL) Padang, Loka Perikanan Budidaya Laut (LPBL) Pekanbaru, hingga asosiasi pariwisata Mentawai.

Rapat tersebut membahas berbagai isu strategis, mulai dari investasi resort, pemanfaatan ruang laut, konservasi kawasan pesisir, hingga optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Mentawai punya potensi yang sangat besar. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dimaksimalkan secara terarah,” kata Mahyeldi.

Menurut dia, Mentawai saat ini memiliki sekitar 400 titik surfing yang diyakini menjadi salah satu kawasan selancar terbanyak di dunia. Potensi tersebut dinilai sebagai modal besar untuk mendorong pariwisata internasional dan memperkuat posisi Mentawai sebagai destinasi wisata unggulan di Sumbar.

Selain itu, Mentawai juga memiliki kawasan mangrove yang luas dan berpotensi dikembangkan menjadi wisata edukasi dan wisata bahari berbasis lingkungan. (adp/sb)
 
Top