Faktual dan Berintegritas


PADANG, SWAPENA -- Bahan bakar minyak (BBM) jenis solar telah jadi persoalan tersendiri sejak beberapa tahun terakhir. Truk-truk sebagai konsumen utama solar selalu antre di berbagai SPBU. 

Akibat adanya truk  yang antre, jalan menjadi macet, bahkan rawan terhadap kecelakaan. Selain itu, kendaraan lain yang ingin mengisi BBM menjadi terhalang.

“Bagaimana solusinya yang seperti ini? Kita dan banyak orang terlambat berangkat kerja karena macet ulah truk yang antre. Ditegur pengemudi truk, kita pula yang dimarahi. Apakah perlu SPBU dalam kota ditiadakan solar subsidi atau bagaimana, moga diskusi ini mendapatkan jalan keluarnya,” kata Pemimpin Redaksi Harian Singgalang, Khairul Jasmi ketika  membuka Bincang-bincang Energi dengan tema, “Energi Untuk Rakyat Masih Adakah?”, yang digelar Harian Singgalang di Truntum Hotel, Padang, Rabu (23/2).

Diskusi tersebut menghadirkan nara sumber Sales Area Manager Retail Sumbar PT. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbar I Made Wira Pramarta, Kadis ESDM Sumbar Herry Martinus, Kasubdit IV Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar Kompol Firdaus dan Pengamat Ekonomi Konstitusi Defiyan Cory.

Bincang-bincang Energi tersebut diikuti puluhan wartawan dari berbagai media, baik cetak maupun online. (sp)

 
Top