Faktual dan Berintegritas


PADANG, SWAPENA -- Sebanyak 18 dari 24 anak dari berbagai daerah di Sumatera Barat (Sumbar) menjalani operasi bibir sumbing gratis, di Rumah Sakit Ahmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi, Selasa (15/2). Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi oleh Ikatan Alumni SMA (IASMA) 1 Bukittinggi tersebut. 

Dalam sambutannya, Buya Mahyeldi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menginisiasi dan mempersiapkan segala sesuatunya sehingga operasi bibir sumbing gratis dapat terlaksana. 

Gubernur berharap kegiatan bakti sosial ini bisa digalakkan mengingat masih cukup banyak kasus bibir sumbing di Sumatera Barat. 

"Semoga bakti sosial ini terus meningkat karena kasus-kasus bibir sumbing masih banyak. IASMA 1 Bukittinggi, tetaplah berbakti untuk negeri. Sehingga keberadaan alumni dapat bermanfaat bagi masyarakat. Semoga IASMA 1 Bukittinggi lebih solid, kompak dan meningkat sinerginya untuk Sumbar," ujar gubernur. 

Ketua Panitia Pelaksana, Arfida Pepi, menyebut aksi bakti sosial ini, terlaksana berkat sinergi para alumni yang tergabug dalam Tim Peduli Kemanusiaan (TPK) yang bekerja sama dengan RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Sumbar, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Masilofasial Indonesia (PABMI) Sumbar, Smile Train Indonesia dan RSU Aisiyah Padang. 

"Pesertanya berasal dari enam daerah, yakni dari Bukittinggi, Limapuluh Kota, Pasaman, Pasaman Barat, Sawahlunto dan Sijunjung. Dari 24 peserta yang terdaftar, hanya 18 yang bisa melakukan operasi. Insyaallah kegiatan ini akan kita lakukan secara rutin," jelas Arfida. 

Direktur RSAM Busril, yang juga alumni SMA 1 Bukittinggi juga mengapresiasi aksi sosial ini sebagai suatu langkah besar karena membantu anak-anak memiliki masa depan yang lebih cerah. Kegiatan ini menurut Busril akan memberikan harapan baru pada anak-anak. 

Hadir dalam bakti sosial ini Bupati Agam Andri Warman, Ketua IASMA 1 Bukittinggi Indra Jaya Januar, serta alumni lainnya. (mmc/kmf) 

 
Top