Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyatakan ada peluang kerja sama dengan Malaysia. Setidaknya hal itu didapat setelah ia pulang dari negara jiran tersebut.

Saat menggelar rapat dengan jajaran kerjanya, Senin (6/4), Maigus Nasir menyampaikan bahwa dua peluang kerja sama dapat dilakukan. Keduanya kerja sama di bidang pendidikan. 

Kerja sama pertama dijajaki bersama Universitas Kuala Lumpur melalui skema beasiswa bagi anak-anak penghafal Al-Qur’an. Program ini memberi kesempatan kepada para hafiz untuk menempuh berbagai jurusan, mulai dari kedokteran, teknik, ekonomi hingga sains, dengan target melahirkan generasi intelektual Muslim yang unggul dan berdaya saing. 

“Universitas Kuala Lumpur ingin menciptakan generasi calon intelektual muslim melalui beasiswa bagi anak-anak hafiz Al-Qur’an, dan akhir April ini perwakilan Dikti Malaysia dijadwalkan datang ke Padang,” ujar Maigus di depan seluruh kepala OPD yang memenuhi ruang Rapat Abu Bakar Jaar di Balai Kota Padang. 

Peluang kedua datang dari Universitas Al-Bukhary yang menyiapkan beasiswa pendidikan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program ini akan disinergikan dengan BAZNAS serta didukung validasi data melalui program Digital Bansos, yang tahun ini menjadi program pemerintah pusat dan satu-satunya di Sumatera Barat. 

Pemko Padang menargetkan seluruh proses administrasi lintas OPD, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial hingga Dukcapil, segera disiapkan agar dua peluang beasiswa internasional tersebut dapat menjadi penguat nyata program Padang Juara dan membuka akses pendidikan lebih luas bagi generasi muda Kota Padang. (dkf)
 
Top