PADANG -- Memasuki hampir satu tahun pengabdiannya menjaga ketertiban Kota Padang, keberadaan Dubalang Kota mulai menunjukkan dampak nyata di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Padang pun menggelar evaluasi menyeluruh terhadap fungsi dan kinerja Dubalang Kota yang berlangsung di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Air Pacah, Senin (18/5).
Evaluasi yang dipimpin Wali Kota Padang tersebut turut dihadiri Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TPPD) Kota Padang, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Padang, kepala OPD terkait, camat se-Kota Padang, hingga perwakilan Dubalang Kota dari berbagai wilayah di Kota Padang.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Chandra Eka Putra mengatakan, keberadaan Dubalang Kota merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Padang dalam mendeteksi dini potensi gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat (Trantibum) di lingkungan warga.
“Belum genap satu tahun Dubalang Kota bekerja, namun apresiasi sudah banyak datang dari rekan-rekan lintas sektor seperti TNI dan Polri. Kehadiran mereka dinilai mampu menekan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu Trantibum di wilayah masing-masing. Ke depan tentu akan terus dilakukan evaluasi agar keberadaan Dubalang Kota semakin optimal,” ujar Chandra Eka Putra.
Menurut Chandra, sebelum program Dubalang Kota berjalan, aksi balap liar hingga tawuran antar remaja kerap menjadi persoalan serius di Kota Padang, terutama saat bulan Ramadan.
“Sekarang pola penanganannya berbeda. Sebelum kejadian berkembang, Dubalang Kota bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas serta unsur kecamatan dan kelurahan sudah lebih dulu melakukan pembubaran dan pencegahan. Itu sebabnya potensi gangguan bisa ditekan sebelum terjadi,” jelasnya.
Ia menambahkan, selama bulan Ramadan lalu, kasus balap liar dan tawuran antar pelajar di Kota Padang mengalami penurunan yang cukup signifikan.
“Potensi gangguan tentu tetap ada, namun dengan langkah pencegahan yang dilakukan Dubalang Kota bersama stakeholder terkait, angka balap liar dan tawuran berhasil ditekan secara signifikan di Kota Padang,” tutup Chandra. (dkf)