PADANG -- Jumlah sapi kurban di Masjid Ikhwatun, Kelurahan Parupuk Tabing, Koto Tangah, Padang pada Idul Adha 1447 H ini meningkat dari tahun lalu yakni sebanyak 13 ekor berbagai ukuran.
Hal ini diungkapkan Ketua Pelaksana Kurban Masjid Ikhwatun Dr. H. Jufri Syahruddin didampingi Wakil Ketua masjid tersebut Dr. H. Muslim Tawakkal di Tabing Kamis (28/5).
Jufri yang juga Wakil Ketua Masjid Ikhwatun tersebut menjelaskan tahun1446 H lalu jumlah sapi kurban di masjid itu hanya berjumlah 12 ekor. Walaupun saat ini daya beli masyarakat secara nasional menurun, namun ternyata animo jemaah masjid Ikhwatun dan masyarakat sekitar ternyata meningkat.
Menurut pensiunan dosen Universitas Negeri Padang dan juga berprofesi ustadz itu tingginya semangat berkurban jemaah masjid Ikhwatun dan masyarakat di Tabing merupakan indikasi kian kuatnya tingkat ketaatan dan ketakwaan mereka kepada Allah SWT. Mereka menyadari bahwa rezeki yang diperoleh harus disyukuri dengan cara membelanjakannya di jalan Allah, salah satunya dengan berkurban.
Jufri menyatakan mensyukuri nikmat dan karunia Allah adalah cara mengikat rezeki yang sudah ada dan mengundang yang belum ada atau yang masih di tangan Allah.
Rata-rata berat sapi kurban tahun ini adalah 80.85 kg, namun ada 3 ekor sapi yang memiliki berat 130 kg. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya untuk melaksanakan pemotongan kurban, Masjid Ikhwatun membentuk panitia pelaksana yang berjumlah sekitar 60 orang. Selain itu, demi kelancaran pekerjaan kurban ini, panitia mendatangkan tim ahli penyembelihan, pengulitan dan pencincangan dari luar yang dipimpin Muhklis.
Prosesi kurban di Masjid Ikhwatun berjalan semarak, penuh kekompakan dan kerja sama yang baik sehingga prosesi penyembelihan berjalan cepat dan lancar. Acara kurban ini menjadi lebih asyik dan penuh keceriaan karena dilakukan makan siang bersama dengan gulai daging sapi dari kurban.
Jufri menyampaikan terima kasih kepada para peserta kurban yang telah mempercayakan pelaksanaan kurbannya tahun ini di Masjid Ikhwatun. Kepada panitia yang telah bekerja keras dengan keikhlasan dan kebersamaan Jufri mengucapkan terima kasih. Ia juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Ibu-ibu yang telah berjuang memasak gulai dan sambal untuk makan bersama.
"Kita berdoa kepada Allah SWT agar semua jerih payah, pengabdian dan kerja keras tanpa kenal lelah para panitia ini dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT," katanya mengakhiri. (rel)