Faktual dan Berintegritas


PADANG -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengintensifkan upaya pengendalian inflasi melalui pelaksanaan Operasi Pasar Murah di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Padang Utara, Koto Tangah dan Kuranji. Harga yang ditawarkan di bawah harga pasar.

Hari pertama Operasi Pasar Murah dipusatkan di Tempat Evakuasi Sementara (TES) Jalan Pinang Sori II, Kelurahan Air Tawar Timur, Kecamatan Padang Utara, Selasa (19/5). 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang melalui Kepala Bidang Penyelenggaraan Kebutuhan Pokok Penting, Edrian Edward menyebut, langkah ini diambil sebagai instrumen stabilitas ekonomi mikro guna meredam lonjakan harga bahan pokok menjelang momen Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Intervensi ini menyasar langsung ke basis permukiman padat penduduk agar dampak penurunan harga komoditas pokok bisa langsung dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

Setelah di Padang Utara, Operasi Pasar Murah dilakukan di Kecamatan Koto Tangah (20/5), dan Kecamatan Kuranji (21/5). Melalui Operasi Pasar Murah ini, Dinas Perdagangan Kota Padang memotong panjangnya rantai pasok dengan menghadirkan para distributor utama dan penyedia besar secara langsung di tengah permukiman warga.

Lembaga dan badan usaha seperti Bulog, PPI, CP Tani Makmur, hingga PT Genta Raya dikerahkan untuk menyuplai stok barang kebutuhan harian. Kehadiran para pelaku utama distribusi ini untuk menjamin ketersediaan barang pokok penting seperti beras, telur, minyak goreng, gula, hingga cabai tetap berada di bawah harga pasar tradisional.

"Kegiatan ini dalam rangka untuk mengendalikan inflasi, dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, dan juga stabilitas harga barang pokok penting yang ada di pasar," kata Edrian Edward. (dkf)
 
Top