PADANG -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus bergerak cepat dalam mengupayakan penuntasan persoalan banjir di Kota Padang. Guna menyelaraskan langkah strategis tersebut, Pemko Padang menggelar audiensi dan rapat koordinasi dengan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat (Sumbar) di Ruang Rapat Kantor BPBPK Sumbar, Jalan Batang Arau, Padang, Jumat (29/5).
Pertemuan penting ini dipimpin oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas PUPR Malvi Hendri, Kepala Bappeda Swesti Fanloni, Camat Padang Utara Sa’at, serta Camat Nanggalo David Ferdinand. Kehadiran jajaran Pemko Padang disambut hangat oleh Kepala BPBPK Sumbar, Maria Doeni Isa, beserta jajaran terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan bahwa penanganan banjir merupakan salah satu tantangan terbesar yang saat ini dihadapi oleh Kota Padang. Meski berbagai upaya telah dilakukan secara berkelanjutan, persoalan banjir di beberapa titik belum sepenuhnya tuntas.
"Beberapa kawasan banjir yang memerlukan perhatian utama kita saat ini adalah wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi tahun 2025 lalu. Selain itu, kawasan padat penduduk seperti Jalan Gajah Mada Kelurahan Gunung Pangilun, kawasan pusat pemerintahan di Kelurahan Aie Pacah, serta kawasan Kelurahan Dadok Tunggul Hitam juga menjadi prioritas," ujar Maigus Nasir. (dkf)