Faktual dan Berintegritas


KAYUTANAM -- Di tengah ramainya aktivitas jual beli, suasana Pasar Nagari Kayutanam, Kecamatan 2x11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, mendadak berubah menjadi kepanikan. Kobaran api melahap sejumlah bangunan toko dan dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Peristiwa kebakaran yang menggemparkan warga dan viral di media sosial itu terjadi pada Rabu (22/7), sekitar pukul 10.15 WIB. Api diduga berasal dari ledakan kompor pada salah satu petak toko milik pedagang makanan.

Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan menghanguskan sedikitnya 15 petak toko. Asap hitam membumbung tinggi. Sementara warga dan pedagang berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.

Mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Pariaman dari Pos Lubuk Alung menjadi armada pertama yang tiba di lokasi sekitar pukul 10.25 WIB. Upaya pemadaman kemudian diperkuat unit Damkar dari Pos Limpato serta bantuan dari sejumlah daerah.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Padang Pariaman, Rifky Monrizal, mengatakan sebanyak 10 unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api. Armada tersebut terdiri atas lima unit Damkar Padang Pariaman, serta masing-masing satu unit bantuan dari Kota Padang Panjang, Kabupaten Agam, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, dan Kota Pariaman.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Dugaan sementara, kebakaran berasal dari ledakan kompor di salah satu petak toko penjual makanan," ujar Rifky.

Setelah api berhasil dikendalikan, perhatian pemerintah daerah segera beralih pada penanganan para korban. Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis (JKA) bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Penjabat Sekretaris Daerah Hendra Aswara, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turun langsung meninjau lokasi kebakaran. (drh)
 
Top