PADANG PARIAMAN -- Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Padang Pariaman. Kamis (23/7) sekitar pukul 13.05 WIB, api melalap sejumlah bangunan di Pondok Pesantren Bustanul Yaqin, Kampuang Tangah, Nagari Pungguang Kasiak, Kecamatan Lubuak Aluang.
Peristiwa ini terjadi hanya sehari setelah kebakaran besar di Pasar Kayutanam, Kecamatan 2×11 Kayutanam, sehingga menambah duka mendalam bagi masyarakat.
Informasi yang diperoleh media ini, api pertama kali terlihat oleh santri di ruang kelas. Dalam hitungan menit, kobaran api menjalar ke gedung lain. Pihak pengelola segera menghubungi petugas pemadam kebakaran, dan beberapa menit kemudian, empat unit mobil Damkar dari Kabupaten Padang Pariaman dan Pemko Pariaman tiba di lokasi. Api berhasil dijinakkan sekitar satu setengah jam kemudian.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, sejumlah fasilitas pesantren hangus terbakar, di antaranya ruang kantor, kantin, koperasi, UKS, dua asrama putri, serta satu ruang kelas. Kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp600 juta.
Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama jajaran OPD langsung meninjau lokasi. Kedatangan mereka disambut Ketua Yayasan, Dr. Rahmat Tk. Sulaiman, dan Pimpinan Ponpes, Dr. Zainal Tk. Mudo.
Rahmat Hidayat menyampaikan keprihatinannya atas musibah ini. Ia menekankan perlunya solusi cepat terkait penampungan santri puteri dan kelanjutan kegiatan belajar mengajar. “Ada dua kasus kebakaran dalam dua hari terakhir. Kita yakin ada hikmah di balik semua cobaan ini,” ujarnya penuh harap. (drh)