JAKARTA, Swapena - Kebijakan pemerintah yang memutuskan untuk menggratiskan vaksin Covid-19 kepada masyarakat adalah kebijakan tepat. Selain memang banyak negara lain yang juga menggratiskan, vaksin dalam situasi pandemi adalah sebuah intervensi negara untuk segera memulihkan kesehatan publik yang dilanda krisis sehingga memang harus dibiayai sepenuhnya oleh negara. Kebijakan menggratiskan vaksin untuk seluruh rakyat ini diharapkan akan membuat pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung 9 bulan ini bisa segera dikendalikan.

Anggota DPD RI Fahira Idris mengungkapkan, keputusan Pemerintah yang menegaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi corona untuk masyarakat seluruhnya akan gratis, sesuai dengan situasi pandemi Covid-19 di Indonesia yang saat ini masih berlangsung dan sudah ditetapkan sebagai bencana nasional. Selain itu, program vaksinasi Covid-19 dapat dikategorikan sebagai program Pemerintah sehingga memang harus diselenggarakan sepenuhnya oleh pemerintah termasuk menanggung pembiayaan sepenuhnya.

“Vaksin Covid-19 gratis atau tidak dikenakan biaya sama sekali untuk seluruh rakyat adalah kebijakan tepat jika ingin pandemi di negeri ini bisa segera dikendalikan dengan cepat. Kebijakan ini patut kita apresiasi. Tinggal ke depan bagaimana para pemangku kepentingan terkait, memastikan keamanan dan efektivitas vaksin serta memastikan ketersediaan dan distribusinya,” ujar Fahira Idris di Jakarta, Rabu (16/12).

Selain itu, keputusan Pemerintah menggratiskan vaksin Covid-19 ini akan mempermudah program sosialisasi dan kampanye vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan program vaksin yang gratis, aman dan efektif, diharapkan tidak ada penolakan akan vaksinasi.

“Hadirnya vaksin Covid-19 ini kan menjadi doa dan harapan kita bersama. Namun, kabar baik soal vaksin ini jangan juga membuat kita abai dengan protokol kesehatan terutama 3M. Ini karena, vaksinasi di Indonesia tentunya akan dilangsungkan secara bertahap mengingat luasnya dan banyaknya penduduk di Indonesia. Sementara itu, Pemerintah juga diharapkan terus meningkatkan kapasitas 3T (testing, tracing, dan treatment) sehingga pandemi ini benar-benar bisa segera kita kendalikan dan ekonomi kembali berdenyut,” pungkas Fahira. (rls)

 
Top