SOLOK, Swapena  - Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Nagari (FKBPN) Kabupaten Solok menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Ke II Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Daerah Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kabupaten Solok, hari ini Senin (28/12)  di ruang utama Solok Nan Indah Arosuka, dengan  mengangkat tema "Mempertegas Posisi BPN Menuju Good Governance Nagari".

Musda ke II ini sangat istimewa karena dihadiri ketua Umum Pusat PABPDSI Feri Radiansyah didampingi Deklator PABPDSI Propinsi Riau Indra, Propinsi Sumatera Selatan Junaidi dan Propinsi Jambi M.Sidan dan Deklarator Propinsi Sumbar Hendy Tirta Bahari, ST. Acara itu dibuka Asisten II Pemkab Solok, Medison didampingi Kadis DPMN Verisnovel.

Dalam arahanya Asisten II Medison menyampaikan selamat dan sukses kepada FKBPN yang menggelar Musda II ini. "Kita berharap BPN bisa menjadi mitra kerja wali nagari di nagari masing masing untuk kemajuan nagari di Kabupaten Solok," sebut Medison.

Ketua umum PABPDSI Pusat, Feri Radiansyah dalam sambutanya mengatakan BPN atau BPD merupakan

Penyelenggara negara atau bersama kepala Desa atau Wali Nagari. "Kita BPN ini bukan lembaga biasa tetapi penyelenggara negara yang sah sesuai dengan Permendagri nomor 110 dan 114 tahun 2016," cetus Feri Radiansyah.

Maka dia bersama deklarator yang lainnya se Indonesia baru baru ini menggelar Munas di Jawa Barat untuk memperkuat regulasi tentang eksistensi BPD atau BPN se Indonesia agar diterbitkan Permendagri khusus oleh pemerintah pusat tentang BPD.

Sedangkan Ketua FKBPN Kabupaten Solok sekaligus deklarator PABPDSI Sumbar Hendy Tirta Bahari menjelaskan dalam Musda II ini diagendakan untuk penyempurnaan organisasi seperti Tata Tertib (Tatib) dan Anggaran Dasar (AD) Anggaran Rumah Tangga (ART) serta penyisipan pengurus FKBPN.

"Karena ada diantara pengurus FKBPN saat ini yang tidak lagi menjabat BPN di nagari mereka masing masing. Maka tentu kita sempurnakan dalam Muada II ini," kata Hendy.  (jn)

 
Top