PADANG, Swapena - Gempa bumi dengan kekuatan 4,8 SR yang berpusat di Bonjol, Kabupaten Pasaman, tadi malam adalah gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Sianok. Masyarakat Diminta tidak terpengaruh isu-isu menyesatkan.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar Sianok,” kata Kepala Stasiun Geosifika Kelas I Silaing Bawah Padang Panjang, Irwan Slamet sebagaimana dikutip Harian Singgalang, Selasa (8/12).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya gempa bumi berkekuatan 4,8 SR yang terjadi pukul 23:05:18 WIB  Senin (7/12) berpusat di Tenggara Bonjol, Kabupaten Pasaman dengan kedalaman 8 Km. Gempa tersebut mengagetkan masyarakat yang baru beristirahat.

Guncangan kuat dirasakan masyarakat Lubuk Sikaping, Lubuk Basung,  Bukittinggi, Agam, Kota  Padang, Padang Panjang, Tanah Datar, Payakumbuh dan sekitarnya. "Di Lubuk Basung terasa kuat," ujar seorang warga setempat, Sidi.

"Menggigil saya begitu merasakan getarannya yang cukup kuat," ujarseorang warga Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman yang mengaku bernama Can.

Belum diperoleh informasi lain terkait dampak yang ditimbulkan oleh gempa tersebut. (sp)

 
Top