Faktual dan Berintegritas


PADANG ARO -- Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan ini dilaksanakan sekaligus dengan penyambutan jemaah haji yang baru tiba dari tanah suci. 

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi menyampaikan selamat Tahun Baru Islam kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok Selatan. Pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian angka dan waktu, melainkan kesempatan untuk melakukan evaluasi diri dan memperbaiki kualitas kehidupan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, kami mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Tahun baru ini menjadi momentum keberkahan bagi kita semua. Bukan sekadar pergantian waktu, tetapi momentum untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat tekad menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Yulian Efi di Aula Sarantau Sasurambi, Kantor Bupati, Senin (15/6).

Peringatan tahun baru hijriah ini berakar dari peristiwa hijrah Rasulullah, Muhammad SAW, mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi umat Islam. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kehidupan yang lebih baik.

“Peristiwa hijrah mengajarkan kepada kita bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan. Tahun baru ini harus menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas kehidupan, baik sebagai individu, keluarga, maupun masyarakat. Kita berharap dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Yulian Efi juga menyampaikan rasa syukur atas kepulangan jemaah haji Solok Selatan yang telah menunaikan rukun Islam kelima dengan lancar.

Menurutnya, kehadiran para jemaah haji di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Solok Selatan, Fitriyoni menekankan bahwa makna hijrah harus terus relevan dengan kehidupan saat ini.

“Hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan fisik sebagaimana yang terjadi pada masa Rasulullah SAW. Di era sekarang, hijrah yang paling penting adalah hijrah keimanan dan ketakwaan. Bagaimana pekerjaan yang biasa-biasa saja bisa berubah menjadi luar biasa, bagaimana kehidupan yang baik menjadi semakin baik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Peringatan 1 Muharam 1448 hijriyah ini dihadiri unsur Forkopimda, jajaran Kemenag dan Kemenhaj Solok Selatan, jajaran pejabat pemerintahan dan sejumlah organisasi sosial keagamaan. (dko/sls)
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama
 
Top