PARIAMAN -- Kebakaran hebat melanda kawasan Kelurahan Jawi-Jawi I, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu (7/6) sekitar pukul 15.00 WIB. Sedikitnya 10 unit petak rumah dan tiga unit sepeda motor hangus dilalap si jago merah di tengah cuaca panas yang melanda Kota Pariaman.
Koordinator Lapangan Bidang Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Dodi, mengatakan berdasarkan pendataan sementara terdapat 10 unit rumah petak yang terbakar. Dari jumlah tersebut, tujuh unit berada di wilayah Kelurahan Jawi-Jawi I dan tiga unit lainnya di Kelurahan Pondok Duo.
“Rumah-rumah tersebut saling berdempetan di bagian belakang, sehingga api dengan cepat merambat meskipun berada di wilayah kelurahan yang berbeda,” ujarnya.
Saat kebakaran terjadi, sebagian besar penghuni rumah petak sedang berjualan di Pasar Pariaman. Meski demikian, beberapa penghuni masih berada di dalam rumah ketika api mulai membesar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dodi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik yang berasal dari salah satu rumah petak yang terbakar. Mayoritas penghuni rumah petak tersebut merupakan pedagang di Pasar Pariaman.
Begitu menerima laporan, Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman langsung mengerahkan tujuh unit mobil pemadam kebakaran. Bantuan juga datang dari Kabupaten Padang Pariaman dengan mengerahkan tiga unit mobil damkar dari pos Sungai Limau, Sungai Geringging, dan Sungai Sariak.
“Berkat kerja sama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat, api berhasil dipadamkan sekitar dua jam kemudian,” katanya.
Sementara itu, petugas BPBD Kota Pariaman, Zimi Ikmal, mengungkapkan bahwa selain tiga unit sepeda motor yang terbakar, terdapat uang tunai sekitar Rp30 juta yang disimpan di dalam jok salah satu sepeda motor dan ikut hangus terbakar.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Bujang, memperkirakan total kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp1 miliar.
“Hampir seluruh barang yang berada di dalam rumah tidak sempat diselamatkan dan habis terbakar,” ungkapnya.
Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, yang turun langsung meninjau lokasi kejadian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca panas dan suhu tinggi yang sedang terjadi.
Ia meminta warga memastikan kondisi kompor, instalasi listrik, dan peralatan rumah tangga lainnya dalam keadaan aman sebelum meninggalkan rumah. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk tidak membakar sampah tanpa pengawasan.
“Jangan membakar sampah tanpa diawasi. Dalam kondisi cuaca panas seperti sekarang, api dapat dengan mudah merambat dan memicu kebakaran yang lebih besar,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Mulyadi juga meminta Penjabat Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Pariaman, Eri Gustian, untuk segera memeriksa seluruh armada pemadam kebakaran yang ada. Ia menyoroti adanya informasi mengenai satu unit mobil damkar berukuran besar yang mengalami kerusakan.
“Saya minta seluruh armada pemadam kebakaran dipastikan dalam kondisi siap operasional, termasuk segera memperbaiki kendaraan yang rusak,” tegasnya. (ag)